Kisah Diego Maradona Ditolak Juventus, Inter Milan, dan Sampdoria Sebelum Gabung Napoli
ROMA, investortrust.id – Rahasia lama terkait karier legenda sepak bola Argentina Diego Maradona terungkap. Pierpaolo Marino, orang yang mendatangkan sang pemain ke Napoli, menyebut Juventus, Inter Milan, hingga Sampdoria menolak kesempatan merekrut salah satu pemain terhebat dalam sejarah.
Kedatangan Diego Maradona ke Serie A pada 1984 merupakan peristiwa besar dengan ribuan penggemar berbondong-bondong ke tempat yang saat itu bernama Stadio San Paolo, kendang Napoli.
Kemudian, Diego Maradona memenangkan dua gelar Serie A bersama Napoli, Piala UEFA, Coppa Italia, dan Supercoppa Italiana. Diego Maradona juga mencetak 115 gol dan memberikan 76 assist dalam 257 penampilan kompetitif dengan seragam Napoli.
Baca Juga
Cek Videonya! Pelatih Galatasaray Tumbang Setelah Hidungnya Dicolek Jose Mourinho
“Saat itu, saya adalah direktur termuda di Serie A. Saya membuat kontrak dengan Barcelona untuk bermain dalam pertandingan persahabatan jika mereka mendatangkan Maradona,” ujar Pierpaolo Marino kepada Radio Serie A.
Diego Maradona could do it in any weather! pic.twitter.com/0q24LSusNv
— 90s Football (@90sfootball) April 3, 2025
“Hanya delapan hari sebelum pertandingan, perantara yang menangani kesepakatan itu, agen FIFA Riccardo Fuiga, datang ke kantor saya untuk memberi tahu saya bahwa Barcelona akan datang, tapi tanpa Diego, karena dia sempat bertengkar dengan klub. Dia meminta saya untuk mencari cara bagi 40.000 penonton datang,” tambah Pierpaolo Marino.
“Jadi, Fuiga mengusulkan agar saya mencoba mendatangkan seseorang di pasar Italia untuk mendatangkan Maradona. Satu-satunya klub yang mampu merekrutnya adalah Juventus, Sampdoria, dan Inter Milan. Saya menghubungi ketiga klub itu. Tapi, tidak ada yang mau. Mereka semua menolak saya,” beber Pierpaolo Marino.
Saat itu, Diego Maradona berusia 23 tahun dan baru pindah dari Argentina ke Barcelona dua tahun sebelumnya. Napoli juga belum pernah memenangkan gelar Serie A. Tapi, Pierpaolo Marino menemukan klub yang tahu bahwa jumlah penjualan kaus dan kehadiran penonton dapat melunasi investasi ini.
“Beberapa malam sebelumnya, saya makan malam dengan Antonio Juliano, direktur Napoli, yang memberi tahu saya bahwa mereka sedang mencari pemain asing. Saya meneleponnya. Awalnya, dia menolak. Tapi, 10 menit kemudian menelepon kembali,” beber Pierpaolo Marino.
“Keesokan paginya, kami mengadakan pertemuan. Dan sisanya adalah sejarah,” pungkas Pierpaolo Marino.
Baca Juga
Terjerat Kasus Pajak, Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti Diancam Penjara 4 Tahun 9 Bulan
🔵⚪🙏🔟 ¿Aún no sabes por qué Maradona en Nápoles es 'D10S'?
— MARCA (@marca) February 25, 2020
🛋️ Pasa y toma asiento, esto es para paladearlo. Y luego nos cuentas si a ti también te ha convertido... pic.twitter.com/qORTpc98vR

