Dimotori Celeste Plak dan Marrit Jasper, Voli Putri Belanda Buka Asa ke Olimpiade 2024
JAKARTA, investortrust.id - Hasrat tim bola voli putri Belanda lolos ke Piala Dunia Bola Voli Putri 2023 di Paris masih terjaga. Dimotori Celeste Plak dan Marrit Jasper, De Oranje mengalahkan Ukraina 3-0 (25-23, 25-21, 25-16) pada pertandingan keempat Pool A Piala Dunia Bola Voli Putri 2023 di Ningbo, Rabu (20/9/2023).
Berstatus sebagai salah satu tim kuat Eropa, Belanda memasang target besar pada Piala Dunia Bola Voli Putri 2023. Sebab, ajang ini juga berstatus kualifikasi Olimpiade 2024.
Tergabung di Grup A bersama tim-tim kuat dunia seperti tuan rumah China dan Serbia, target tim peringkat 10 dunia cukup realistis. Mereka ingin kembali tampil di Olimpiade setelah absen pada edisi 2020 di Tokyo. Belanda ingin mengikuti jejak sukses Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro saat menempati peringkat keempat.
Sayang, usaha Belanda untuk melangkah mulus di Piala Dunia Bola Voli Putri 2023 tidak terjadi. Pada pertandingan pertama melawan Kanada, Sabtu (16/9/2023), Laura Dijkema dkk kalah 2-3 (30-32, 25-19, 25-15, 17-25, 13-15).
Belanda kemudian mencoba bangkit pada dua pertandingan berikutnya. Pada Minggu (17/9/2023), mereka mengalahkan Republik Ceko 3-0 (25-13, 25-18, 25-21), Lalu, pada Senin (19/9/2023), giliran Meksiko yang dihajar 3-0 (25-18, 25-18, 25-17).
Yang paling baru, Belanda mengalahkan Ukraina 3-0 (25-23, 25-21, 25-16). Dengan Laura Dijkema yang tidak bermain, Celeste Plak dan Marrit Jasper sukses mengambil peran utama. Keduanya menjadi pencetak poin ABS (attack, block, serve) terbanyak untuk Belanda, yaitu 26.
Celeste Plak menyumbang 13 poin ABS. Rinciannya, 10 poin serangan, 2 poin blok, dan 1 poin servis dengan efisiensi 13,73%. Sementara Marrit Jasper juga memiliki 13 poin ABS dengan 12 poin serangan dan 1 poin blok. Efisiennya mencapai 15%.
Pemain lain yang punya kontribusi cukup besar untuk Belanda antara lain Nika Daalderop yang menghasilkan 11 poin ABS. Rinciannya, 8 poin serangan, 1 poin blok, dan 2 poin servis, dengan efisiensi 8,89%. Kemudian, Indy Baijens dengan 8 poin ABS dan 8 poin serangan, atau efisiensi 53,33%. (Andri Ananto)
