Mirip Kasus Ezra Walian? Maarten Paes Terancam Batal Dinaturalisasi karena Aturan FIFA
JAKARTA, investortrust.id – Keinginan Timnas Indonesia menggunakan tenaga Maarten Paes terancam gagal. Pasalnya, penjaga gawang FC Dallas kelahiran Belanda itu berpotensi terhambat sebuah aturan FIFA.
PSSI sangat rajin melakukan naturalisasi kepada pemain-pemain keturunan Indonesia yang merumput di sejumlah tim sepak bola dari seluruh dunia. Salah satu yang sedang dalam proses adalah Maarten Paes.
Maarten Paes adalah kiper FC Dallas di MLS yang memiliki darah Belanda-Indonesia. Bukan lalu, sang penjaga gawang sudah sempat mengunjungi Jakarta untuk menyerahkan dokumen dan persyaratan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Baca Juga
Demi Gelar Liga Premier, Manchester City Pastikan Semua Pertandingan Ibarat Final
Tapi, keinginan Maarten Paes ternyata terhalang Artikel 9 Ayat 2 Peraturan FIFA Soal Pergantian Asosiasi. Di situ tertulis seorang pesepak bola bisa berganti tim nasional jika berusia di bawah 21 tahun saat kali terakhir membela negara pertamanya, baik di level junior maupun senior dalam pertandingan resmi.
Ada juga poin aturan terkait sang pemain tidak memiliki caps lebih dari tiga kali di tim nasional pertamanya dan wajib tidak tampil membela tim nasional pertamanya di kompetisi level A (FIFA Matchday) dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Dalam hal ini, persyaratan FIFA yang dilanggar Maarten Paes adalah usia. Sebab, dia sempat membela Belanda U-21 pada Kualifikasi Euro U-21 2021 saat usianya sudah menginjak 22 tahun.
Ketika itu, Maarten Paes sempat menjadi starter Belanda U-21 melawan Belarus U-21. Itu terjadi pada 15 November 2020 dan usianya sudah 22 tahun. Artinya, Maarten Paes tidak memenuhi syarat membela Timnas Indonesia seperti yang ada pada Artikel 9 Ayat 2 Peraturan FIFA Soal Pergantian Asosiasi.
Kasus ini mirip dengan Ezra Walian pada 2019 saat akan tampil di Kualifikasi Piala AFC U-23. Pemain keturunan itu dilarang membela Indonesia karena pernah bermain di ajang resmi FIFA bersama Belanda U-17. Saat itu, dia melanggar Statuta FIFA Pasal 5 dan Pasal 8.
Setelah batal membela Indonesia pada Kualifikasi Piala AFC U-23, Ezra Walian baru diizinkan membela pasukan Garuda pada 2021. Saat itu PSSI mengirimkan surat klarifikasi dan permohonan agar Ezra Walian bisa berpindah asosiasi. Dokumen keluarga mantan pemain Jong Ajax itu juga disertakan sebagai syarat.
Baca Juga
Coblos Siapa? Pemain Timnas Indonesia Sandy Walsh Cari Info Program Capres
