Jatuh di MotoGP Mandalika, Pramac Racing Janji Jorge Martin Bangkit di MotoGP Australia
JAKARTA, investortrust.id – Gagal menjuarai MotoGP Mandalika setelah terjatuh di tikungan ke-11 pada lap ke-12 sektor ketiga, Pramac Racing memastikan Jorge Martin akan bangkit di MotoGP Australia.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2023 digelar dengan meriah dan menarik di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (15/10/2023). Luca Marini menempati pole position diikuti Maverick Vinales dan Aleix Espargaro di posisi kedua serta ketiga pada balapan dalam cuaca panas.
Hasilnya, meski start dari posisi ke-13, Francesco Bagnaia justru tampil luar biasa. Pembalap Ducati itu juara setelah menorehkan catatan waktu tercepat 41 menit 20,293 detik. Pecco unggul dari Maverick Vinales (+0,306 detik) di belakang dan Fabio Quartararo (+0,433 detik).
Kemenangan ini membuat Francesco Bagnaia jauh meninggalkan Jorge Martin di klasemen sementara pembalap. Jorge Martin gagal mengulang kemenangan di Sprint Race, Sabtu (14/10/2023), setelah terjatuh di tikungan ke-11 pada lap ke-12 sektor ketiga. Ini hasil yang mengecewakan karena Jorge Martin memulai balapan dari posisi keenam.
Saat start, Jorge Martin sebenarnya langsung melesat ke posisi pertama. Dia gemilang di trek lurus, cepat mengambil ruang untuk memimpin, dan menjadi yang terdepan.
Sayang, pada tikungan ke-11 pada lap ke-12 sektor ketiga, Jorge Martin jauh. Dia mengalami low slide. Karena memakai ban depan soft, yang bertentangan dengan saran Michelin untuk menggunakan ban lunak karena lintasan yang sangat panas.
Dalam pernyataan resminya, Prima Pramac Racing MotoGP mengaku sedih dengan kegagalan Jorge Martin finish di MotoGP Mandalika. Tapi, mereka memastikan Jorge Martin akan bangkit di seri selanjutnya, di Australia. Pramac yakin Jorge Martin akan menang di Negeri Kanguru.
“Waktu yang berat yang akan membuat kami lebih kuat. Semuanya bisa terjadi. Kami akan segera kembali lebih kuat di Australia,” tulis timnya Jorge Martin di @pramacracing.

