6 Tips untuk Beli Mobil Pertama, Gen Z Bisa Coba!
JAKARTA, investortrust.id - Selain rumah, salah satu pengeluaran terbesar kita adalah mobil. Memiliki mobil menjadi kebutuhan utama, meski banyak taksi online dengan tarif murah. Namun sebelum memutuskan beli mobil idaman simak 6 tips yang bisa dicoba para gen Z.
Memiliki kendaraan roda empat ini tidak cuma akan meningkatkan status sosial kamu di hadapan para tetangga atau teman kantor, tapi juga mempunyai banyak manfaat fungsional. Misalnya, bisa pergi kemana-mana tanpa takut hujan dan panas, bisa membawa orang lebih banyak, bisa membawa barang banyak juga.
Tapi memang karena nilainya yang mahal, membeli kendaraan ini memang mempunyai tantangan tersendiri, khususnya untuk kamu yang baru pertama membelinya. Cuma, bukan berarti itu tandanya kamu tidak bisa membeli.
Melansir dari laman resmi Honest Card, Minggu (5/1/2025), berikut ini beberapa tips membeli mobil, khusus buat kamu yang ingin membeli mobil pertama.
1. Tentukan dulu kriteria mobil yang kamu inginkan
Cara menabung untuk membeli mobil yang pertama adalah menentukan kriteria mobil yang diinginkan. Sebab, setiap mobil memiliki spesifikasi yang berbeda. Ada yang ukurannya kecil tapi irit, ada yang berukuran besar tapi boros juga.
Jadi, tentukan spesifikasi mobil yang kamu inginkan. Misalnya, harganya terjangkau, irit bensin, muat lima orang, bisa bekas atau baru, kalau bekas maksimal berusia sekian tahun dan lain sebagainya.
2. Tentukan harga mobil dan metode pembayaran
Nah, setelah tahu mobil apa yang akan kamu beli, kini saatnya kamu riset harga mobil tersebut. Kamu bisa riset harga mobil ini secara online di platform jual beli mobil baru dan bekas, seperti OLX, Carro atau tanya ke dealer mobil terdekat. Besar kecilnya harga mobil ini akan berpengaruh ke target nominal tabungan kamu dan metode pembayaran yang kamu gunakan.
Terdapat dua metode pembayaran mobil baru yang bisa kamu pilih, yaitu cash atau tunai dan kredit. Kelebihan pembayaran secara tunai adalah kamu tidak perlu memikirkan cicilan mobil di masa depan. Tapi kekurangannya, nominal tabungan yang harus dikumpulin juga besar. Kalau pakai kredit, kamu harus memikirkan cicilan mobil per bulan, tapi enaknya, kamu hanya perlu menabung hingga sebesar DP mobil tersebut.
3. Sisihkan bukan sisakan
Tips membeli mobil yang ketiga adalah menyisihkan sebagian pendapatan untuk menabung membeli kendaraan ini setelah kamu tahu jenis yang kamu inginkan dan harganya. Hal ini supaya kamu bisa lebih konsisten dan disiplin dalam menabung.
4. Investasikan uang tabungan
Ingin tabunganmu terkumpul dalam waktu yang lebih cepat dan tidak tergerus inflasi? Jika iya, maka kamu bisa menyimpan uang tersebut di instrumen investasi dan tidak disimpan saja di rekening. Kamu bisa simpan di deposito, atau dibelikan reksadana, obligasi maupun saham.
Tapi ingat, tips membeli mobil dengan cara investasi seperti ini memiliki risiko tersendiri. Misalnya, jika kamu membeli saham, maka kamu harus siap-siap harga saham yang dibeli mengalami penurunan atau kalau ditaruh di deposito, kamu harus bayar pajak bunga sebesar 20% dan lain sebagainya. Oleh karena itu, pastikan riset dulu sebelum memilih instrumen investasi yang pas.
5. Kurangi pengeluaran
Salah satu cara menabung untuk membeli mobil agar lebih cepat terkumpul adalah dengan mengurangi pengeluaran. Contohnya, pengeluaran nongkrong yang awalnya Rp 100.000 seminggu berkurang jadi Rp 50.000 saja, sementara Rp 50.000 sisanya ditambah ke rekening tabungan untuk membeli kendaraan ini.
Ada banyak cara untuk mengurangi pengeluaran ini, di antaranya adalah membayar tagihan dengan kartu kredit. Dengan begitu, kamu bisa mengumpulkan point atau miles yang kemudian bisa ditukar dengan banyak fasilitas, seperti diskon di merchant, gratis iuran tahunan dan lain sebagainya. Cara yang satu ini bisa membuat kamu lebih hemat jika kamu membayar tagihan kartu kredit tepat waktu, sehingga tidak perlu membayar bunga.
6. Cari penghasilan tambahan
Tips membeli mobil pertama yang keenam adalah dengan mencari penghasilan tambahan dan pendapatan pasif. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan sumber pemasukan ini.
Misalnya, membuat konten di sosial media, menjual gambar vector di website microstock dan lain sebagainya. Kalau kamu membeli kendaraan ini dengan cara kredit, selama masa kredit, kamu juga bisa menggunakannya untuk membuka jasa taksi online atau delivery online. Sebagian pendapatan dari pekerjaan ini kemudian bisa kamu sisihkan untuk melunasi cicilan kredit tersebut.
Bisa membeli kendaraan secara mandiri tentu memiliki kebanggan tersendiri, karena biayanya yang besar dan prosesnya yang tidak mudah. Tapi, bukan berarti Gen Z tidak bisa melakukannya. Dengan keuangan yang terencana dengan baik, niscaya apapun keinginan dan kebutuhanmu akan terpenuhi.

