Naik Lima Kali Lipat! Produk Pernak-pernik AC Milan Hasilkan Pendapatan Rp 528 Miliar
MILAN, investortrust.id – AC Milan mengalami kenaikan pendapatan signikan dari penjualan produk pernak-pernik. Dari 6 juta Euro (Rp 103 miliar) pada 2018, I Rossoneri mendapatkan 30 juta Euro (Rp 518 miliar) musim lalu. Kini, mereka memasang target 90 juta Euro (Rp 1,5 triliun).
Di klub sepak bola profesional Eropa, produk pernah-pernik menjadi salah satu pemasukan penting selain sponsor, hak siar televisi, dan uang hadiah Liga Champions. Itu termasuk AC Milan.
Pada 2018, sebelum kedatangan Redbird Capital atau Elliott Management, I Rossoneri hanya memperoleh 6 juta Euro dari barang dagangan. Itu jumlah yang rendah dibandingkan rekan-rekan mereka di seluruh Eropa.
Baca Juga
Kontrak dengan Arsenal Segera Berakhir, Agen Jorginho Tawarkan Kliennya ke Juventus
Tapi, dalam beberapa tahun terakhir, bagian penting dari strategi komersial adalah mengembangkan aspek merek ini. Pemilik AC Milan Gerry Cardinale ingin klub dan mereknya menarik khalayak yang lebih luas, lebih muda, dan internasional. Dia ingin memperluas dunia I Rossoneri sejauh mungkin.
Hasilnya, berdasarkan laporan Il Sole 24 Ore, AC Milan memperoleh pendapatan merchandising sekitar 30 juta Euro musim lalu. Itu meningkat lima kali lipat dibandingkan enam tahun sebelumnya. Kini, mereka ingin eningkatkan angka ini menjadi 90 juta Euro selama lima tahun ke depan.
Jika dirinci lebih detail, pendapatan utama berasal dari toko online I Rossoneri. Secara historis, mereka mencatat pendapatan bersih sekitar 2 juta Euro (Rp 34 miliar) per tahun. Sementara musim lalu menghasilkan sekitar 14 juta Euro (Rp 242 miliar).
Ada pula dua toko off line yang menghasilkan pendapatan sebesar 4 juta Euro (Rp 69 miliar) pada musim 2017/2018. Sementara sekarang, AC Milan sudah punya lima toko. Total, mengumpulkan lebih dari 16 juta Euro (Rp 276 miliar).
Baca Juga
Inter Milan Berencana Gelar Pesta Scudetto dalam Skala Besar

