Untung atau Rugi? Begini Kondisi Keuangan Juventus Musim 2023/2024
TURIN, investortrust.id – Manajemen Juventus telah mengonfirmasi kondisi keuangan musim 2023/2024. Untung atau rugi?
Juventus musim ini kembali memasang target juara Serie A setelah tongkat estafet kepelatihan diambil Thiago Motta. Mereka juga terlihat cukup percaya diri di Liga Champions 2024/2025, meski hasilnya belum memuaskan.
Untuk membahas masa depan klub, sebanyak 265 pemegang saham Juventus hadir di Turin pada Kamis (7/11/2024) waktu Italia. Begitu pula beberapa eksekutif I Bianconeri seperti Presiden Gianluca Ferrero, CEO Maurizio Scanavino, dan legenda klub Giorgio Cheillini, yang baru-baru ini kembali sebagai kepala hubungan kelembagaan sepak bola.
Baca Juga
Pernah Main di Jakarta, Takefusa Kubo Harap Jepang Tidak Terpengaruh Suporter Timnas Indonesia
Untuk urusan teknis, mereka menyerahkan sepenuhnya kepada Thiago Motta. Mereka hanya fokus pada masalah finansial, khususnya mendengarkan laporan keuangan musim 2023/2024, yang telah disetujui dengan kehadiran 99,2% pemegang saham.
Hasilnya, klub telah mengonfirmasi kerugian 199,2 juta Euro (Rp 3,365 triliun). Maurizio Scanavino menjelaskan. klub mengalami penurunan 130 juta Euro (Rp 2,196 triliun) dalam hal pendapatan karena tidak berpartisipasi di Liga Champions atau kompetisi Eropa lainnya musim lalu.
Total pendapatan aktual klub adalah €395 juta Euro (Rp 6,673 triliun) pada 2023/2024, yang diperkirakan akan meningkat tahun depan setelah Juventus kembali ke Liga Champions.
Tidak hanya itu, telah dipastikan pula bahwa utang klub saat ini berada di sekitar 242 juta Euro (Rp 4,088 triliun), yang turun hampir 100 juta Euro (Rp 1,669 triliun) dibandingkan angka tahun lalu, yang mencapai 329 juta Euro (Rp 5,558 triliun).
Baca Juga
Inilah Alasan Kyogo Furuhashi Gantikan Ayase Ueda Saat Jepang Lawan Timnas Indonesia

