Menpora Dito Ariotedjo Beri PON XXI Aceh-Sumut 2024 Nilai 8,5
MEDAN, investortrust.id – Menpora Dito Ariotedjo memberikan nilai 8,5 dari 10 untuk pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut 2024.
PON XXI Aceh-Sumut 2024 akan ditutup setelah menjalani sejumlah kontroversi sejak pembukaan. Selanjutnya, PON XXII pada 2028 akan diselenggarakan di dua provinsi, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Atas penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut 2024, Dito Ariotedjo memberikan eveluasi. “Jadi saya memberi nilai untuk PON kali ini adalah 8,5. Satu setengahnya, kita nilai setelah closing ceremony. Kalau sempurna, ya jadi 10,” ujar Dito Ariotedjo, dilansir Antara.
Dito Ariotedjo menilai terdapat banyak kemajuan dalam pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut 2024 yang harus diapresiasi. Di antaranya adalah banyaknya rekor PON ataupun rekor nasional yang dapat dipecahkan para atlet.
“Terkait dengan prestasi, banyak rekornas yang dipecahkan di seluruh cabang olahraga. Ini menunjukkan geliat pembinaan olahraga di seluruh daerah ini bersaing dan kompetitifnya sangat tinggi,” ucap Dito Ariotedjo.
Baca Juga
Beberapa rekor yang dipecahkan itu di antaranya dari cabang olahraga atletik tujuh rekor nasional dan 21 rekor PON, renang terdapat satu rekor nasional dan 17 rekor PON, selam kolam terdapat tujuh rekor nasional dan enam rekor PON, serta angkat berat sebanyak dua rekor PON.
Selain itu, ada pula lokasi pertandingan yang indah dan baik, seperti GOR Bola Voli Sumut Sport Center yang menjadi arena pertandingan voli, Stadion Madya Atletik Sumut Sport Center yang menjadi arena pertandingan atletik, dan Medan International Convention Center (MICC) yang menjadi arena pertandingan e-sport.
Namun, Dito Ariotedjo mengaku masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut 2024. Sebab, PON di dua provinsi yang bertindak sebagai tuan rumah memang merupakan hal yang sulit.
“Memang catatan banyak yang harus kita benahi dan saya yakin ini untuk Sumatera Utara, khususnya memang viral ada venue voli di sport kompleks dan pembangunan jalan pendukung di luar Stadion Utama Sport Center Sumut juga belum selesai, tapi ini adalah legacy (warisan) yang sangat baik untuk Sumatera Utara ke depannya,” kata Dito Ariotedjo.
Baca Juga
Raih Medali Emas PON XXI Aceh-Sumut 2024, Pelatih Jatim Fakhri Husaini Beberkan Kuncinya

