Bagikan

Kemenparekraf: Bandung jadi Tujuan Favorit Wisawatan pada Libur Panjang Maulid Nabi

JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyatakan momen libur panjang akhir pekan lalu yang bertepatan dengan Hari Libur Nasional Maulid Nabi Muhammad SAW pada Senin (16/9/2024) memberikan dampak yang cukup signifikan pada peningkatan pergerakan wisatawan nusantara.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya, dalam "The Weekly Brief With Sandi Uno" di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2024), mengatakan berdasarkan data dari platform perjalanan digital AGODA mencatatkan perencanaan perjalanan terjadi  peningkatan sebesar 89% dibanding libur nasional Maulid Nabi tahun lalu. 

"Bandung menjadi destinasi yang paling banyak dicari, disusul Yogyakarta, Bali, Jakarta, dan Malang," ujar Nia. 

Baca Juga

Libur Maulid Nabi, Whoosh Prediksi Lebih dari 20.000 Penumpang Menuju Jakarta Hari Ini

Sementara berdasarkan data dari website SIASATI milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub), kenaikan juga terlihat dari data pergerakan moda transportasi pada libur panjang lalu jika dibandingkan dengan akhir pekan sebelumnya. 

Untuk moda angkutan darat, pada Minggu (8/9/2024) tercatat sebesar 103.859 penumpang sementara pada Minggu (15/9/2024) meningkat menjadi 132.533 penumpang. Untuk moda jalan tol, pada Sabtu (7/9/2024) mencapai sebanyak 110.070 kendaraan sementara pada Sabtu (14/9/2024) meningkat menjadi 143.085 kendaraan. 

Baca Juga

Diskusi dengan Jokowi di Whoosh, Erick Thohir Ungkap Manfaat Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Moda udara pada (5/9/2024) sebanyak 179.334 penumpang sementara pada Jumat (13/9/2024) meningkat menjadi 208.269 penumpang. Kemudian untuk moda laut pada Minggu (8/9/2024) sebesar 51.224 penumpang sementara pada Minggu (15/9/2024) meningkat menjadi 63.460 penumpang.  

"Berdasarkan laporan sejumlah dinas pariwisata provinsi, pergerakan wisatawan nusantara juga menunjukkan peningkatan," ujar Nia. 

Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat melansir, selama periode 14-16 September 2024 jumlah kunjungan mencapai 351.753 wisatawan dengan okupansi hotel meningkat 30-40 % dibandingkan dengan akhir pekan biasa. Untuk Jakarta dengan jumlah kunjungan sebesar 268.607 meningkat hingga 105 % dibandingkan dengan tiga pekan sebelumnya. Untuk okupansi hotel mencapai 75,5 % atau naik kurang lebih 20% dari biasanya. 

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan jumlah kunjungan sebesar 278.090 wisatawan atau mengalami kenaikan jumlah wisatawan 45-55 % dari biasanya. Untuk okupansi hotel mencapai 87,50 %. Sementara Provinsi Jawa Timur mencapai 1.651.468 kunjungan wisatawan atau mengalami peningkatan jumlah wisatawan sebesar 72,6 persen dibandingkan akhir pekan biasanya. Adapun, tingkat okupansi hotel mencapai 80 %. 

Provinsi Bali mencapai 49.062 kunjungan wisatawan dengan peningkatan jumlah wisatawan sebesar 30% daripada akhir pekan biasanya dan tingkat okupansi hotel mencapai 89% 

"Jika dilihat Jawa Timur adalah provinsi dengan pergerakan paling besar, karena Jawa Timur secara data BPS (Badan Pusat Statistik) memang menunjukkan jumlah penduduk dan pergerakan wisnus terbesar," pungkas Nia.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024