Menparekraf Ajak Masyarakat Hadiri Pameran 35 Lukisan Karya Dubes Jayant N Khobragade
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengapresiasi pameran seni tunggal A Nature’s Symphony: Whispering Leaves, Joyful Dances, Gods of Grace” karya Duta Besar India untuk ASEAN, Jayant N. Khobragade.
Menurutnya, pameran ini memadukan antara inovasi dan fine arts yang merupakan subsektor ekonomi kreatif, di dalam satu selebrasi karya-karya pada tiga tema berbeda, yaitu tema dedaunan yang memberikan bisikan, tema tari-tarian yang membuat berbahagia, dan tema mengenai para dewa.
“Saya sangat mengapresiasi produk ekonomi kreatif ini, rupanya dilukis selama belasan mungkin puluhan tahun. Koleksinya ditampilkan oleh Indofringe dan InovArt. Terima kasih atas persahabatannya, semoga dalam lingkup ASEAN ini, bisa semakin mempererat antar bangsa, dan juga antar talenta-talenta terbaik di dunia kita,” ujar Sandiaga Uno pada pembukaan dan peresmian “A Nature’s Symphony: Whispering Leaves, Joyful Dances, Gods of Grace” di Artotel Mangkuluhur Jakarta, Selasa (10/9/2024).
Baca Juga
Perkuat Harmoni Budaya India-Indonesia, Pameran Seni Jayant Khobragade Hadir di Jakarta
Oleh sebab itu, Sandiaga mengajak seluruh masyarakat hadir dalam pameran A Nature’s Symphony untuk menikmati hasil karya istimewa dari Duta Besar Khobragade dan juga turut serta dalam pelaksanaan lelang untuk membantu pendidikan tinggi bagi wanita muda Indonesia.
“Teman-teman untuk datang ke sini dan menikmati, dan juga meminta, karena Tuan Ujaya sangat keras, sangat keras, untuk membuat sebuah lukisan untuk membantu untuk membantu pendidikan anak muda,” jelasnya.
Sebagai informasi, pameran yang diselenggarakan oleh Indofringe International Festival of Performing Arts dan InovArt ini berlangsung di Mangkuluhur Artotel Suites, pada tanggal 11 September 2024 hingga 15 September 2024. Acara ini juga didukung oleh Wonderful Indonesia serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Dubes Jayant menyatakan bahwa seni ini dapat menjadi salah satu hal yang dapat menghubungkan relasi antara negara India dan Indonesia.
“Saya rasa saya dapat mengekspresikan diri dengan baik dalam seni. Namun, ada begitu banyak hal inspiratif yang saya temukan di sini. Ketika saya berkunjung, pemandangannya, pemandangan yang indah, bentuk tarian yang indah, dan kemudian candi-candi monumental. Jadi semuanya monumental,” ujar Jayant.
Baca Juga
Indonesia dan India Kolaborasi Tekan Biaya Layanan Kesehatan Warga RI di Luar Negeri
Terlebih lagi, salah satu lukisan miliknya yaitu Ramayana yang terinspirasi oleh wayang kulit yang mana diresmikan oleh Menteri Sandiaga Uno merupakan gabungan dari berbagai bentuk seni membutuhkan waktu yang lama dalam proses pengerjaannya, yang menjadikannya suatu mahakarya.
“Saya membuatnya selama satu tahun. Sebagai diplomat profesional, jadi saya hanya punya waktu setelah jam kantor atau akhir pekan,” terangnya.
Di samping itu, menurutnya setiap lukisan memiliki tantangannya masing-masing. Namun, semakin ia menuangkan suatu polesan ke dalam kanvas, hal yang awalnya tampak kurang bagus apabila dimodifikasi dapat menjadi semakin baik.
“Yang terjadi adalah Anda memiliki sesuatu dalam pikiran, Anda ingin menuangkannya di atas kanvas, tetapi saat Anda menuangkannya di atas kanvas, hasilnya tidak bagus, atau Anda tahu, jadi Anda harus terus memodifikasinya. Jadi pada awalnya, ini merupakan tantangan dan kemudian menjadi lebih mudah,” pungkasnya.

