Anindya Bakrie Tantang Kontingen Indonesia Tembus Top 20 Olimpiade Los Angeles 2028
JAKARTA, investortrust.id – CdM Kontingen Indonesia Anindya Novan Bakrie menyampaikan tantangan kepada stakeholders olahraga nasional agar pasukan Garuda bisa meningkatkan capaian raihan medali di Olimpiade Los Angeles 2028.
Tantangan itu dilontarkan Anindya saat menghadiri malam Apresiasi Atlet Olimpiade 2024 Paris, yang diinisiasi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Kalau misalnya ekonomi kita bisa masuk 20 besar, (seperti) yang biasa disampaikan G20, masa sih (olahraga) Indonesia tidak bisa menjadi top 20 (di Olimpiade)?” kata Anindya di Pos Bloc, Jakarta, Senin (2/9/2024).
Menurut pria yang menjabat sebagai CEO PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) ini hal tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil. Dia memperkirakan, untuk mencapai target masuk ke 20 besar klasemen Olimpiade Los Angeles 2028 membutuhkan setidaknya dua atau tiga medali lebih banyak dibandingkan yang diperoleh di Paris.
Baca Juga
Adapun di Olimpiade 2024 Paris lalu, kontingen Indonesia berhasil meraih dua medali emas dan satu medali perunggu. Keran medali kontingen Indonesia dibuka oleh Gregoria Mariska Tanjung, yang berhasil meraih medali perunggu dari cabang olahraga (cabor) bulutangkis kategori tunggal putri.
Kemudian secara berturut-turut kontingen Indonesia berhasil meraih dua medali emas. Pertama, melalui Veddriq Leonardo dari cabor panjat tebing putra. Lalu ada Rizki Juniansyah yang membawa Indonesia Raya berkumandang berkat raihan gemilang dari cabor angkat besi kelas 73 kg.
"Saya yakin Rizki-Rizki berikutnya, Veddriq-Veddriq berikutnya, Jojo-Jojo (Gregoria) berikutnya akan tercipta, dengan bantuan Bapak/Ibu sekalian,” tutur Anindya.
Anindya menambahkan, seluruh cabor memiliki potensi untuk menyumbang emas pada gelaran Olimpiade 2028 mendatang. Namun ia menyarankan kepada CdM selanjutnya agar memprioritaskan cabor-cabor yang telah eksis di gelaran Olimpiade 2024 Paris lalu, seperti bulutangkis, angkat besi dan panjat tebing.
“Tapi, saya kok merasa olahraga konsentrasi itu punya kekuatan, (seperti) menembak sama panahan, saya optimistis (target Olimpiade 2028),” kata Anindya kepada Investortrust.id, seusai menyerahkan hadiah kepada para atlet.
Baca Juga
Kisah San Lorenzo de Almagro, Klub Sepak Bola Argentina Favorit Paus Fransiskus

