Menpora Dito Ariotedjo Minta PBSI Susun Roadmap Menuju Olimpiade Los Angeles 2028
SURABAYA, investortrust.id – Menpora Dito Ariotedjo meminta pengurus baru Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pimpinan Muhammad Fadil Imran untuk segera menyusun roadmap menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Bulutangkis Indonesia gagal mempertahankan tradisi medali emas karena hanya mampu menyumbang satu medali perunggu lewat Gregoria Mariska Tunjung di Olimpiade Paris 2024. Ini mengulang pencapaian buruk Olimpiade London 2012.
Atas hasil itu, PBSI langsung melakukan evaluasi menyeluruh. Mereka juga menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2024 di Surabaya, Sabtu (10/8/2024). Hasilnya, Muhammad Fadil Imran terpilih menjadi Ketua Umum yang baru.
Setelah Muhammad Fadil Imran terpilih sebagai bos baru PBSI, Menpora Dito Ariotedjo memberikan pesan khusus. “Saya ingin dari hari ini, Pak Fadil sudah mulai menyusun roadmap menuju Olimpiade 2028,” ujar Menpora Dito Ariotedjo dalam pernyataan resminya.
Baca Juga
Mengapa Atlet Gigit Medali Olimpiade Saat Berpose di Podium? Begini Penjelasannya
“Dari situ, kita akan membuat perencanaan strategis, dan saya ingin menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan penuh 100%. InsyaAllah, anggaran untuk badminton menuju Olimpiade, SEA Games, dan Asian Games akan kami dukung sepenuhnya,” tambah Menpora Dito Ariotedjo.
Menpora Dito Ariotedjo menambahkan pemerintah memiliki komitmen tinggi untuk terus mendukung pengembanganbulu tangkis sebagai cabang olahraga unggulan Indonesia. Dia menekankan pentingnya kolaborasi antara PBSI dan pihak swasta untuk memperluas dukungan dan kesempatan bagi para atlet.
“Saya juga berharap PBSI segera melakukan modernisasi Pelatnas Cipayung dan berkolaborasi dengan pihak swasta. Makin banyak yang membantu, makin banyak kesempatan yang bisa diraih. Ini adalah langkah penting untuk mendukung prestasi bulu tangkis Indonesia di masa depan,” ungkap Menpora Dito Ariotedjo.
Baca Juga
Keren! Raih 2 Medali Emas, Kontingen Indonesia Sama Prestasi Olimpiade Barcelona 1992

