Witan Sulaeman Jadi Bek Kanan, Shin Tae-yong Jelaskan Eksperimen Timnas Indonesia
ANTALYA, investortrust.id – Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjelaskan alasan melakukan eksperimen pada pertandingan melawan Libya. Meski gagal, pelatih asal Korea Selatan cukup optimistis dengan masa depan pasukan Garuda.
Pada Piala Asia 2023, Indonesia tergabung di Grup D bersama Irak, Jepang, dan Vietnam. Pertandingan perdana akan dihadapi Indonesia melawan Irak pada 15 Januari 2024.
Untuk membuat skuad Garuda siap di pertandingan yang sebenarnya, Shin Tae-yong menggelar beberapa pertandingan uji coba. Yang pertama melawan Libya di Mardan Sports Complex Antalya, Turki, Selasa (02/01/2024) malam WIB. Hasilnya, kalah 0-4.
Yang menarik dari pertandingan itu adalah Shin Tae-yong melakukan banyak sekali eksperimen. Dengan skema dasar 4-4-2, dia menggunakan 22 pemain pada dua babak yang dijalani. Semua pemain yang tampil di babak pertama diganti di babak kedua, kecuali kiper. Kemudian, Arkhan Fikri masuk menggantikan Hokky Caraka yang cedera.
Baca Juga
Pembelaan Diri Shin Tae-yong Setelah Timnas Indonesia Dipermak Libya
Hal menarik lain adalah langsung memainkan Justin Hubner, yang baru bergabung sehari sebelumnya. Shin Tae-yong juga menempatkan Witan Sulaeman sebagai full back kanan, bukan penyerang sayap atau gelandang serang.
“Seperti yang sudah saya katakan, saya ingin memanfaatkan uji coba ini untuk mempertajam taktik permainan tim, dengan penyesuaian pada kondisi fisik pemain,” ucap Shin Tae-yong.
“Untuk Justin, saya yakin dia bisa langsung bermain. Saya juga berharap, lewat uji coba, Justin bisa lebih awal menyesuaikan permainan tim dan dengan rekan-rekannya yang lain,” tambah Shin Tae-yong.
“Bagi Witan, dia sudah saya tanyakan bisakah bermain sebagai full back kanan, dia katakan bisa, karena sebelumnya pernah melakukannya. Jadi, ini semua sebagai persiapan dan pematangan tim ini agar bisa berlaga dengan baik di Piala Asia,” pungkas Shin Tae-yong.
Baca Juga
Timnas Indonesia Diuntungkan? Vietnam Dilanda Banjir Cedera Jelang Piala Asia

