Olimpiade Paris 2024 Ditutup, AS Juara Umum dan Indonesia Raih Prestasi Terbaik dalam 32 Tahun
PARIS, investortrust.id – Olimpiade Paris 2024 resmi ditutup dengan semarak di Stade de France, Saint-Denis, Senin (12/8/2024) dini hari WIB. Kontingen Indonesia bisa kembali dengan senyum puas setelah meraih prestasi terbaik dalam 32 tahun atau sejak Olimpiade Barcelona 1992.
Beda dengan pembukaan Olimpiade Paris 2024 yang digelar di Sungai Seine dan di pusat kota Paris, upacara penuntupan kembali ke venue asal, yaitu di stadion. Mengambil tempat di Stade de France, acara berlangsung semarak dan meriah.
Setelah menjalani perlombaan sejak sebelum pembukaan pada 26 Juli 2024, hasil akhir perolehan medali telah dipastikan. Secara dramatis, Amerika Serikat (AS) berhasil menjadi juara umum setelah mengumpulkan 40 emas, 44 perak, 42 perunggu.
Baca Juga
Belum Bisa Ikuti Jejak Rizki Juniansyah, Lifter Putri Indonesia Nurul Akmal Bilang Begini
AS mengalahkan China di posisi kedua dengan 40 emas, 27 perak, dan 24 perunggu. Sementara Jepang berada di posisi ketiga dengan 20 emas, 12 perak, 13 perunggu, diikuti Australia di posisi keempat dengan 18 emas, 19 perak, 16 perunggu, dan tuan rumah Prancis di peringkat kelima dengan 16 emas, 26 perak, 22 perunggu.
Lalu, bagaimana dengan Kontingen Indonesia. Pasukan Merah-Putih berada di posisi 39 setelah mengumpulkan 2 emas dan 2 perunggu. Indonesia menjadi runner-up untuk kategori ASEAN. Indonesia kalah dari Filipina di posisi 37 yang mengumpulkan 2 emas dan 2 perunggu.
Di bawah Filipina dan Indonesia ada Thailand di posisi 44 dengan 1 emas, 3 perak, 2 perunggu. Selanjutnya, Malaysia di posisi 80 dengan 2 perunggu dan Singapura di posisi 84 dengan 1 perunggu. Sisanya, 6 negara ASEAN lainnya gagal mendapatkan medali, termasuk juara umum SEA Games dua edisi beruntun, Vietnam.
Namun, prestasi Indonesia di Olimpiade Paris 2024 adalah yang terbaik dalam 32 tahun. Sejarah mencatat, pada Olimpiade Barcelona 1992, Indonesia mampu menyumbangkan 2 emas, 2 perak, 1 perunggu.
Setelah itu, sejak Olimpiade Atlanta 1996 sampai Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia setidaknya menyumbangkan minimal 1 medali emas, kecuali Olimpiade London 2012.
Kini, Indonesia mengakhiri Olimpiade Paris 2024 dengan 2 medali emas. Hebatnya, dua-duanya tidak datang dari bulutangkis seperti halnya Olimpiade Barcelona 1992 maupun lima Olimpiade lainnya. Emas Indonesia datang dari panjat tebing dan angkat besi.
Baca Juga
Tak Hanya Dukung Atlet, CdM Indonesia Anindya Bakrie Juga Ikut Marathon Olimpiade Paris 2024

