Gaji Besar Jadi Faktor Utama David de Gea Kesulitan Dapat Klub Baru di Serie A
MADRID, investortrust.id – Keinginan David de Gea melanjutkan karier di sepak bola Italia terganjal faktor gaji. Buktinya, dua klub Serie A, Fiorentina dan Genoa, telah mengibarkan bendera putih setelah melakukan negosiasi dengan penjaga gawang Spanyol itu.
David de Gea akan berusia 34 tahun pada November 2024. Dia berstatus bebas transfer dan menjadi pengangguran selama setahun setelah kontrak kerjanya dengan Manchester United berakhir pada 30 Juni 2023.
Kini, pada awal musim 2024/2025, David de Gea ingin kembali bermain. Agennya telah berkelana ke sejumlah negara untuk melakukan negosiasi. Dia diterima bermain di Italia oleh Fiorentina dan Genoa.
Baca Juga
Disuntik Dana Rp 437 Miliar, Juventus Masih Rahasiakan Sponsor Jersey Musim Depan
Fiorentina maupun Genoa sama-sama dengan senang hati bersedia menampung David de Gea. Mereka sudah menggelar negosiasi dan telah mencapai tahap lanjut beberapa hari yang lalu.
Masalahnya, pembicaraan dengan Fiorentina dan Genoa terancam gagal. Sebab, David de Gea menganggap dirinya masih berada di era kejayaan seperti 5-10 tahun lalu. Mantan kiper Atletico Madrid itu mematok gaji yang sangat besar dari Fiorentina dan Genoa.
Laporan media Italia menyebut David de Gea meminta 5-6 juta Euro (Rp 87-105 miliar) per musim dengan kontrak jangka panjang. Meski tiga atau empat kali lebih sedikit dari gaji di Manchester United, jumlah itu tetap besar bagi klub Italia. Apalagi, usia David de Gea tidak muda lagi dan sudah setahun tanpa kompetisi resmi.
Jika David de Gea bersikeras dengan jumlah sebanyak itu, tujuan yang paling masuk akal adalah Arab Saudi. Di sana, klub tidak terlalu peduli dengan gaji dan transfer mantan pemain top Eropa.
Baca Juga
Pelatih Liverpool Arne Slot Puji Kebugaran Fisik Mohamed Salah

