Ada Apa dengan David de Gea? Eks Kiper Terbaik Spanyol Kesulitan Cari Klub
MADRID, investortrust.id – Masa depan David de Gea di sepak bola masih belum jelas. Menganggur setahun setelah kontrak di Manchester United berakhir pada 30 Juni 2023, eks kiper terbaik Spanyol itu masih kesulitan mencari klub.
Lahir di Madrid dan dibesarkan di dekat Illescas, David de Gea memulai karier bermain dengan Atletico Madrid. Sebagai kiper pilihan pertama Atletico Madrid, dia memenangkan Liga Europa 2009/2010 dan Piala Super Eropa 2010.
David de Gea kemudian pindah Manchester United pada 2011 dengan harga 18,9 juta Poundsterling. Itu merupakan rekor Inggris untuk penjaga gawang pada saat itu.
Selama waktunya di Manchester United, David de Gea tampil lebih dari 500 kali dan memenangkan satu gelar Liga Primer, satu Piala FA, dua Piala Liga, tiga Community Shield, dan satu Liga Europa.
Baca Juga
Mantap! Tim Nasional Spanyol Juara di Empat Dari Lima Ajang Eropa pada 2024
Dianggap oleh banyak orang sebagai penerus Iker Casillas sebagai penjaga gawang jangka panjang Spanyol, David de Gea adalah kapten Spanyol U-21 yang memenangkan Euro U-21 2011 dan 2013, serta berkompetisi di Olimpiade London 2012.
Dia melakukan debut untuk tim senior pada 2014 dan terpilih untuk Piala Dunia. David de Gea akhirnya ditunjuk sebagai penjaga gawang utama Spanyol pada Euro 2016 dan Piala Dunia 2018. Tapi, dia menuai kritik atas penampilan di Piala Dunia 2018. Lalu, dia kehilangan tempat regulernya dari Unai Simon untuk Euro 2020.
Kehilangan posisi di La Furia Roja berdampak fatal pada karier David de Gea di klub. Pada 2023, dia meninggalkan Manchester United setelah Andre Onana datang dari Inter Milan. Setelah itu, David de Gea hilang ditelan bumi.
Kini, setelah setahun tanpa kabar, David de Gea tiba-tiba muncul dengan rumor transfer ke Genoa. Menurut laporan jurnalis Sky Sports, Dharmesh Sheth, Genoa dan David de Gea telah melakukan pembicaraan intensif selama beberapa pekan. Beberapa hal kabarnya sudah disepekati.
Tapi, ketika membahas gaji, Genoa mundur teratur. Mereka keberatan karena gaji David de Gea sangat mahal. Mereka beralasan tidak masuk akal jika David de Gea meminta gaji yang sama seperti di Manchester United, meski sudah tidak pernah bermain selama sekiyar setahun.
“Kesepakatan David de Gea dengan Genoa berakhir karena ekspektasi gaji yang tidak realistis. Kini, Genoa akan fokus pada target alternatif,” kata Dharmesh Sheth.
Baca Juga
Serius dengan Youssouf Fofana, AC Milan Ajukan Tawaran Rp 300 Miliar kepada AS Monaco

