Gagal ke Babak 16 Besar Olimpiade Paris 2024, Anthony Sinisuka Ginting Beri Penjelasan
PARIS, investortrust.id – Atlet bulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting menjelaskan kegagalannya melaju ke babak 16 besar Olimpiade Paris 2024. Dia mengaku kecewa dan kesal.
Tim bulutangkis Indonesia hanya menyisakan dua wakil di fase knock-out Olimpiade Paris 2024 melalui Gregoria Mariska Tunjung yang melangkah ke 16 besar dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang lolos ke perempat final.
Hal ini terjadi setelah dua andalan di sektor tunggal putra, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting tumbang. Artinya, ini menjadi pertama kalinya tidak ada satu pun wakil Indonesia dalam sektor tunggal putra pada babak utama Olimpiade, sejak format grup diperkenalkan di Olimpiade London 2012.
Baca Juga
Hasil Bulutangkis Olimpiade Paris 2024, Gregoria Mariska Tunjung Lolos ke Babak 16 Besar
Anthony Sinisuka Ginting harus mengubur mimpi medali setelah kalah 19-21, 21-17, 15-21 dari utusan tuan rumah Toma Junior Popov dalam tempo 87 menit di Adidas Arena, Paris, Rabu (31/7/2024) malam.
“Kecewa dan kesal dengan hasil ini. Saya sudah berusaha tapi itu tidak cukup. Lawan memang lebih baik. Kami sudah sama-sama belajar kelebihan dan kekurangan masing-masing dan hari ini sebenarnya tidak banyak perbedaan dari pertemuan sebelumnya,” ujar Anthony Sinisuka Ginting, di situs resmi PBSI.
“Lawan lebih all out, lebih nekat, dan bisa terus menekan. Terutama di gim ketiga. Ketika saya mencoba lebih tenang, tekanan dia tidak bisa saya netralkan dengan maksimal,” tambah Anthony Sinisuka Ginting.
Lebih lanjut, Anthony Sinisuka Ginting menilai dukungan publik membuat Toma Junior Popov lebih bersemangat. “Pengaruh penonton membuat dia bersemangat. Sebenarnya saya juga punya semangat dan motivasi yang sama. Tapi, ada sepersekian persen perbedaan yang bisa mempengaruhi hasil di lapangan,” pungkas Anthony Sinisuka Ginting.
Baca Juga
Siap Hadapi Olimpiade Paris 2024, Lalu Muhammad Zohri Matangkan Persiapan

