CdM Indonesia Anindya Bakrie Sebut Olimpiade Bisa Jadi Alat Perdamaian dan Persatuan Dunia
PARIS, investortrust.id – CdM Kontingen Indonesia Anindya Bakrie menyebut Olimpiade Paris 2024 bisa menjadi tempat untuk menjalankan diplomasi dan ikut menebarkan persatuan serta perdamaian dunia.
Olimpiade Paris 2024 telah dibuka dengan upacara dan pertunjukan seni kolosal di tepi Sunga Seine. Ribuan orang terlibat dan ratusan ribu lainnya menyaksikan langsung dengan penuh optimisme. Indonesia menjadi satu dari sekitar 200 negara yang berpartisipasi pada pesta olahraga terbesar di bumi.
Dalam wawancara dengan CNN, Anindya Bakrie menyebut bangga dan senang bisa mengirimkan 29 atlet Indonesia ke Olimpiade Paris 2024. “Ini (jumlah atlet Indonesia) terbesar dalam 2 dekade. Bergabung dengan 10.500 atlet dari seluruh dunia adalah hal yang menyenangkan,” ujar Anindya Bakrie.
Baca Juga
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti Awali Olimpiade Paris 2024 dengan Kekalahan
“Kami mendapatkan emas tebanyak kami pada (Olimpiade Barcelona) 1992. Kini, kami berharap bisa melewatinya dengan banyak olahraga yang kami ikuti saat ini seperti badminton, speed climbing, angkat besi, dan sembilan olahraga lainnya,” tambah Anindya Bakrie.
Lebih lanjut, Anindya Bakrie memastikan kehadiran tim Merah-Putih di Olimpiade Paris 2024 bukan hanya mencari prestasi dunia. Indonesia juga datang untuk menjalankan diplomasi dan ikut menebarkan pesan untuk persatuan dan perdamaian dunia.
“Kehormatan besar berada di sini (Olimpiade Paris 2023). Kami (Kontingen Indonesia) baru mengikuti upacara pembukaan yang hebat. Semuanya baik. Saya rasa ini (membawa) pesan damai dan persatuan (untuk) saat ini dengan kompleksitas geopolitik dan geoekonomi (dunia),” beber Anindya Bakrie.
“Senang berada di sini dan kami saya rasa ini adalah tipe diplomasi personal yang kami butuhkan,” tutup Anindya Bakrie.
Baca Juga
Finish Posisi 5, Atlet Rowing Indonesia Memo Sudah Berjuang Maksimal di Olimpiade Paris 2024

