Unik! Surfing Olimpiade Paris 2024 Digelar di Lokasi Berjarak 15.895 km Dari Prancis
PAPEETE, investortrus.id – Meski bertajuk Olimpiade Paris 2024, atlet selancar Indonesia Rio Waida ternyata tidak akan menjalani perlombaan di Prancis. Dia akan bertanding di tempat yang berjarak 15.895 km dari daratan utama Prancis. Wow!
Surfing Olimpiade Paris 2024 sedang menyelesaikan latihan terakhir sebelum menjalani perlombaan mulai Sabtu (27/7/2024), atau sehari setelah upacara pembukaan. Itu termasuk Rio Waida.
Menurut Pelatih Selancar Indonesia Arya Subyakto, Rio Waida menjalani sesi latihan terakhir dengan lancar. Dia mengaku satu-satunya atlet Indonesia yang berlomba di Olimpiade Paris 2024 itu siap secara fisik maupun mental. “Puji Tuhan, tidak ada kendala,” ucap Arya Subyakto, dilansir Antara.
Lebih lanjut, Arya Subyakto menjelaskan latihan surfing Olimpiade Paris 2024 dibagi dalam beberapa sesi agar tidak berebut ombak. Atlet bersama ofisial juga harus menggunakan shuttle secara bergiliran karena ombak berada di tengah laut.
Baca Juga
Unik! Jepang Jadi Satu-satunya Tim Olimpiade Paris 2024 Tanpa Pemain Senior
“Dari total 48 atlet (24 putra, 24 putri) latihan dibagi beberapa grup agar FOP (area pertandingan) tidak terlalu penuh. Ombak selama empat hari sesi latihan bervariasi, dengan kondisi ada yang besar dan ada yang kecil,” ungkap Arya Subyakto.
Pada perlombaan nanti, Rio Waida berada dalam Grup F bersama atlet-atlet Amerika Serikat, Prancis, Spanyol, Italia, El Salvador, dan Kanada. Mereka berlatih dari pukul 12.00 hingga 13.30 waktu setempat atau durasi 1 jam 30 menit.
Dalam undian babak pertama Olimpiade Paris 2024, Rio akan berkompetisi di Heat 8 bersama peselancar Jepang Reo Inaba dan peselancar Italia Leonardo Fioravanti. “Dari pengamatan saya, permainan semua atlet merata. Jadi, siapa pun bisa naik podium,” beber Arya Subyakto.
Yang menarik dari surfing di Olimpiade Paris 2024 adalah lokasi perlombaan. Jika mayoritas cabang olahraga digelar di daratan Prancis, surfing memilih tempat yang berjarak 15.895 km. Diikuti 48 atlet dari 21 negara, surfing Olimpiade Paris 2024 digelar di Teahupo'o, Tahiti.
Kok, bisa? Tahiti secara administratif dan politik merupakan “daerah seberang lautan” Prancis yang disebut Polinesia. Itu adalah koloni Prancis yang masih eksis di Samudera Pasifik.
Keputusan menggelar surfing Olimpiade Paris 2024 di luar Eropa karena ombak besar di Tahiti cocok untuk kompetisi selancar. Ini mencetak rekor baru untuk jarak fisik terjauh dari venue Olimpiade. Tahiti memecahkan rekor venue berkuda Olimpiade Melbourne 1956 yang diadakan di Stockholm, Swedia.
Lebih unik lagi, peserta kompetisi selancar akan menjadi satu-satunya yang tidak menginap Athlete Village Olimpiade Paris 2024 di L’Île-Saint-Denis. Mereka akan menginap di kapal Aranui 5 yang berlabuh di lepas pantai Tahiti. Ini jadi penginapan Olimpiade terapung pertama dalam sejarah.
Baca Juga
Peringkat Ketujuh Kualifikasi, Tim Panahan Putri Indonesia Lolos ke Babak 32 Besar

