Angel di Maria Tegaskan Copa America 2024 jadi Ajang Terakhir Bersama Timnas Argentina
JAKARTA, investortrust.id – Angel di Maria telah menetapkan hari pensiun dari sepak bola tim nasional. Winger Benfica itu memastikan Copa America 2024 menjadi penampilan terakhirnya bersama Argentina.
Angel di Maria menjalani debut pada 6 September 2008. Sejak saat itu, dia telah membuat 29 gol dan 29 assist dari 136 caps. Pemain berusia 35 tahun itu tampil pada empat Piala Dunia dan lima Copa America.
Angel di Maria mencetak gol kemenangan Argentina 1-0 melawan Brasil pada final Copa America 2021 di Estadio do Maracana Rio de Janeiro. Dia juga membantu Argentina meraih gelar Finalissima seusai mengalahkan Italia. Puncaknya, menjuarai Piala Dunia 2022. Di Qatar, dia membuar dua gol dan satu assist dari lima penampilan.
Dalam pernyataan resminya setelah pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL melawan Brasil yang ricuh, Angel di Maria menjadwalkan pengunduran dirinya dari La Albiceleste.
Baca Juga
Ada Masalah Apa? Lionel Scaloni Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
“Tidak ada seorang pun yang pantas menerima perlakuan buruk itu. Begitu pula pukulannya. Keluarga dan anak-anak yang ketakutan di tengah stadion yang seharusnya terjadi hanyalah menonton dan menikmati pertandingan,” respons Angel di Maria soal pemukulan oleh Polisi Brasil kepada fans Argentina di Estadio do Maracana.
“Semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Kami sebagai pemain akan selalu membela rakyat kami tanpa keraguan,” tambah mantan pemain Juventus.
“Copa America akan menjadi yang terakhir kalinya saya mengenakan seragam Argentina. Dengan segala rasa sakit di jiwa dan rasa tercekat di tenggorokan, saya mengucapkan selamat tinggal pada hal terindah yang terjadi pada saya dalam karier saya, berpakaian, berkeringat, dan rasakan dengan segala kebanggaan,” beber Angel di Maria.
“Terima kasih penggemar, terima kasih keluarga, terima kasih teman dan rekan satu tim, kami terus membuat sejarah dan itu akan tetap ada selamanya,” pungkas Angel di Maria.
Baca Juga
Insiden Kekerasan Polisi Warnai Kemenangan Argentina Lawan Brasil di Maracana

