Final Copa America 2024 Jadi Panggung Internasional Terakhir Angel di Maria
MIAMI, investortrust.id – Angel di Maria akan memiliki panggung internasional terakhir bersama Argentina saat menghadapi Kolombia pada final Copa America 2024 di Hard Rock Stadium, Miami, Senin (15/7/2024) dini hari WIB. Setelah pertandingan, dia akan mundur dari La Albiceleste.
Angel di Maria adalah pemain ikonik Argentina selain Lionel Messi dan Sergio Aguero. Dia memulai debut untuk Argentina secara internasional pada 2007. Saat itu, dia bermain untuk Argentina U-20 dan memenangkan Piala Dunia U-20 2007 di Kanada.
Setahun kemudian, Angel di Maria bersama Lionel Messi dan Sergio Aguero bermain di Olimpiade Beijing 2008. Dia mencetak gol kemenangan melawan Nigeria di final untuk membantu Argentina meraih medali emas Olimpiade kedua berturut-turut dalam sepak bola.
Baca Juga
Kisah Rocafonda, Kampung Imigran di Mataro Tempat Lamine Yamal Tumbuh
Setelah itu, Angel di Maria melakukan debut senior untuk Argentina pada tahun yang sama dalam usia 20 tahun. Sejak itu, dia mencatatkan 144 caps dan 31 gol. Dia tampil di 10 turnamen besar. Dia tampil pada empat Piala Dunia. Dia membantu negaranya mencapai final Piala Dunia 2014 dan memenangkan Piala Dunia 2022. Dia mencetak gol di kedua final itu.
Angel di Maria juga telah menjadi bagian dari skuad Argentina yang telah mencapai tiga final Copa America, yaitu 2015, 2016, dan 2021. Dia memenangkan final Copa America 2021 dengan mencetak satu-satunya gol melawan Brasil di Maracana, Rio de Janeiro. Itu membawa Argentina meraih trofi pertama dalam 28 tahun.
Kini, Angel di Maria bersiap menghadapi final keempat Copa America dengan penuh emosional. Sebab, setelah pertandingan melawan Kolombia, dia akan mundur dari sepak bola antarnegara.
“Ini adalah pertarungan terakhir saya. Tidak ada hal yang belum saya katakan. Saya sudah mengatakan berkali-kali sebelumnya. Ini adalah pertandingan terakhir saya,” ujar Angel di Maria, dilansir ESPN.
“Saya harus berterima kasih kepada seluruh orang Argentina dan kepada generasi ini, yang memungkinkan saya bisa mengangkat banyak trofi. Saya tidak siap menjalani pertandingan terakhir saya untuk tim nasional. Tapi, sekarang waktunya,” ungkap Angel di Maria dengan mata berkaca-kaca.
“Apapun yang terjadi di final, saya merasa saya bisa pergi dengan baik. Saya sudah memberikan segalanya. Saya selalu memberikan hidup saya untuk jersey ini,” pungkas Angel di Maria.
Baca Juga
Tantang Argentina di Final, Pelatih Kolombia Nestor Lorenzo Mengaku Penggemar Lionel Messi

