Disingkirkan PSG Dari Liga Champions, Barcelona Salahkan Wasit
BARCELONA, investortrust.id – Pelatih Barcelona Xavi Hernandez menyalahkan wasit atas kekalahan menyakitkan 1-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) pada leg kedua perempat final Liga Champions di Estadi Olimpic Lluis Companys, Rabu (17/4/2024) dini hari WIB.
Penantian Barcelona untuk meraih mahkota Liga Champions keenam terus berlanjut, saat mereka kalah di perempat final. El Barca unggul 3-2 dari lawatan di Paris. Tapi, kemudian kalah 1-4 di kandang. Artinya, Barcelona tersingkir dengan agregat 4-6.
Dari jalannya pertandingan terlihat berubah total Barcelona ketika Ronald Araujo dikeluarkan dari lapangan. Bek Uruguay dianggap melakukan pelanggaran kepada Bradley Barcola di babak pertama. Pada saat itu, Barcelona unggul 1-0 (agregat 4-2).
Baca Juga
Sukses dengan Atalanta, Gian Piero Gasperini Masuk Bursa Pelatih Napoli
Selepas pertandingan, Xavi Hernandez menyebut momen itu sebagai titik nyala utama kegagalan timnya. “Kami kesal. Saya pikir insiden dengan Araujo menentukan hasil. Sampai saat itu, kami terorganisasi dengan baik. Permainan itu mempengaruhi keseluruhan pertandingan,” ujar Xavi Hernandez, dilansir Diario AS.
Pada pertandingan itu, Xavi Hernandez juga mendapat kartu merah. Dia menilai wasit Istvan Kovacs salah dalam sejumlah keputusan.
“Apa yang telah kami kerjakan sepanjang musim dirusak oleh keputusan wasit. Saya mengatakan kepadanya bahwa dia adalah sebuah bencana, sangat miskin. Dia tidak memahami permainannya,” ungkap Xavi Hernandez.
Tersingkirnya Barcelona berarti hampir pasti akan mengakhiri musim tanpa trofi, kecuali mereka dapat menyalip Real Madrid di tikungan terakhir La Liga. Tapi, tampaknya hal itu tidak mungkin terjadi.
Baca Juga
Kabar Baik! Sempat Kolaps di Lapangan, Pemain AS Roma Evan Ndicka Dinyatakan Sehat
