CEO Aprilia Massimo Rivola Beberkan Alasan Maverick Vinales Pergi
ASSEN, investortrust.id – CEO Aprilia Massimo Rivola membeberkan alasan kepergian Maverick Vinales. Dia menyebut, The Top Gun merasa tidak yakin bisa tampil kompetitif secara konsisten dengan motor RS-GP.
Maverick Vinales bergabung dengan Aprilia pada pertengahan 2021 setelah berpisah dengan Yamaha secara kontroversial. Selama membela Aprilia, Maverick Vinales mampu tampil kompetitif dan kerap naik podium. Tapi, belum meraih kemenangan hingga MotoGP Amerika Serikat musim ini.
Lalu, setelah Aleix Espargaro memutuskan pensiun pada akhir musim nanti, Aprilia sangat berharap Maverick Vinales bertahan. Tapi, dia memilih bergabung dengan KTM dan membela tim satelit Tech 3.
Baca Juga
Tambah 2 Lagi, Kontingen Indonesia Sudah Punya 27 Atlet di Olimpiade Paris 2024
Setelah beberapa pekan berlalu, Massimo Rivola baru membeberkan alasan kepergian Maverick Vinales. Dia merasa perpisahan itu dipicu perasaan tidak yakin bahwa RS-GP bisa membawa Maverick Vinales bersaing di papan atas setiap akhir pekan.
“Saya percaya bahwa dengan kami, Maverick tidak merasa bisa mengulang performa yang dia tunjukkan di Austin setiap minggu. Saya percaya bahwa tantangan meraih kemenangan dengan empat pabrikan berbeda adalah hal unik yang bisa dia raih,” ujar Massimo Rivola, dilansir crash.net.
Meski kecewa, Massimo Rivola tetap menghargai kerja keras Maverick Vinales dan Aleix Espargaro dalam mengembangkan RS-GP. Sebab, motor itu kini bisa menjadi pesaing Ducati di berbagai trek.
“Bagi kami, Maverick adalah taruhan yang sukses. Sejak menggaetnya dari Yamaha, kami telah melihatnya menang di banyak podium. Saya sangat puas atas kinerja yang dia lakukan dengan kami,” pungkas Massimo Rivola.
Baca Juga
Begini Alasan Aprilia Rekrut Marco Bezzecchi untuk MotoGP 2025

