UEFA Alokasikan US$ 2,2 Miliar untuk Peserta di Champions League, Finalis Dapat Berapa?
JAKARTA, investortrust.id - Real Madrid kembali sukses mengangkat “Si Kuping Besar”, julukan bagi trofi Liga Champions, untuk ke-15 kalinya. Kesuksesan ini setelah Real Madrid mengungguli tim asal Jerman, Borussia Dortmund dengan skor 2-0 saat laga final di Stadion Wembley, London, Inggris, Minggu (2/6/2024) dini hari WIB.
Media olahraga asal Spanyol, Marca, memperkirakan Real Madrid akan mengantongi sekitar US$ 84,5 miliar. Sementara itu, Dortmund diperkirakan memperoleh hadiah sebesar US$ 84,5 miliar.
Sebanyak 32 tim yang berlaga di Liga Champions akan memperoleh US$ 16,9 juta euro. Tim yang meraih kemenangan di babak penyisihan grup akan mendapatkan “bonus” sebesar US$ 3 juta per kemenangan dan US$ 1 juta untuk hasil seri.
Setelah di fase ini, tim yang lolos di 16 besar akan mendapat tambahan bonus US$ 10,4 juta. Jika tim tersebut lolos ke level perempat final, hadiah akan bertambah sebesar US$ 10,51 juta dan untuk semifinal sebesar US$ 13,57 juta. Masing-masing tim yang berkompetisi di laga final yaitu US$ 22,26 juta untuk juara dan US$ 16,83 juta euro untuk runner up.
Baca Juga
Real Madrid Juara Liga Champions, Carlo Ancelotti Puji Performa Pemain
Marca menyebutkan pembagian hadiah Liga Champions musim 2022/23 belum diungkapkan ke publik. Tapi, kemenangan Real Madrid di Paris, pada Liga Champions 2021/2022 membuat klub berjuluk Los Blancos tersebut membawa pulang US$ 145,15 juta.
Tim asal Inggris, yang menjadi runner up, Liverpool mengantongi US$ 130,17 juta. Sementara itu semifinalis Bayern Munich dan Manchester City masing-masing menerima US$ 119 juta dan US$ 118 juta.
Pada 2024, Real Madrid memastikan posisi puncak pertumbuhan pendapatan dari Laporan Deloitte’s Football Money League. Dilaporkan Forbes, Real Madrid meraih pendapatan sebesar US$ 905,3 juta pada musim 2022/2023.
Perolehan ini menggambarkan kenaikan pendapatan Real Madrid sebesar 16% dari musim sebelumnya 2021/2022. Perolehan ini bersamaan dengan kesuksesan klub meraih empat trofi, yaitu Copa del Rey, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarclub. Meski, bersamaan dengan itu, Real Madrid juga terlempar dari juara Liga Champions dan La Liga.
Laporan Deloitte mencatat kenaikan pendapatan Real Madrid berasal dari sejumlah sektor, kecuali hak siar. Di sektor ini, hak siar Real Madrid masih berada pada posisi terkontraksi US$ 2,2 juta menjadi $ 333,2 juta.
Baca Juga
Kalahkan Borussia Dortmund, Real Madrid Juara Liga Champions
Secara khusus, ada peningkatan pendapatan dari iklan komersial sebesar 26% untuk Real Madrid menjadi US$ 438,8 juta. Dua klub Eropa lainnya, Barcelona dan Bayern Munich yang memiliki pendapatan komersial lebih tinggi, dengan Bayern mencatatkan pendapatan tertinggi sebesar US$ 456,3 juta.
Faktor penting lainnya adalah perubahan pendapatan pada hari pertandingan. Di sini, Real Madrid berada di peringkat kelima dengan US$ 122 juta, di belakang Paris Saint-Germain, Barcelona, Manchester United, dan Tottenham Hotspur.
Oleh karena itu, Los Blancos mengharapkan pendapatan pertandingan yang lebih tinggi hanya berdasarkan penjualan tiket, di samping peningkatan pendapatan dari penggemar. Ini akan menjadi keuntungan penting bagi klub, yang masih belum memulihkan pendapatan pertandingan mereka dari masa sebelum pandemi ketika pendapatan pada 2018/19 yang sebesar US$ 157,9 juta.
Dari 20 klub sepak bola peringkat teratas dalam analisis Deloitte, Real Madrid berada di urutan ketiga untuk total pendapatan yang dihasilkan oleh tim perempuan dengan US$ 8,1 juta. Angka tersebut merupakan angka yang mengesankan mengingat klub tersebut tidak memiliki perwakilan perempuan hingga musim panas 2020.
Di sektor sepakbola perempuan ini, rival abadi Real Madrid, Barcelona, memimpin Eropa di dalam dan luar lapangan dengan pendapatan US$ 14,6 juta pada 2022/23 bersama dengan memenangkan Piala Super Spanyol, Liga Iberdrola, dan Liga Champions UEFA.

