Muncul Rumor PSG Belum Bayar Gaji dan Bonus Kylian Mbappe Sebesar Rp 1,4 Triliun
PARIS, investortrust.id – Persiapan Kylian Mbappe bersama Prancis ke Euro 2024 diganggu isu kurang sedap. Bukan terkait rencana kepindahan ke Real Madrid, melainkan soal rumor gaji dan bonus yang belum dibayarkan Paris Saint-Germain (PSG). Benarkah?
Kylian Mbappe baru saja membuat keputusan bulat. Megabintang Prancis pergi di akhir masa kontraknya. Tidak ada kontrak baru yang ditandatangani. Artinya, tidak ada biaya transfer yang didapatkan PSG.
Meski Luis Enrique selaku pelatih PSG tidak terlalu mempersoalkan kepergian Kylian Mbappe, sejumlah orang di manajemen punya pendapat berbeda. Mereka sepertinya tidak rela melihat mantan pemain AS Monaco itu pergi begitu saja tanpa memberikan pemasukan finansial signifikan ke rekening klub.
Baca Juga
Media olahraga papan atas Prancis, L'Equipe, melaporkan PSG geram harus kehilangan Kylian Mbappe secara gratis. Pasalnya, jika dijual seharusnya Kylian Mbappe menjadi pemain sepak bola termahal.
Konsekuensi dari hal itu, PSG disebut belum membayar gaji Kylian Mbappe untuk Februari dan April 2024. Begitu pula dengan sejumlah bonus sejak Februari 2024. Dan, tampaknya gaji Mei 2024 juga tidak akan dicairkan PSG. Jika ditotal, angkanya mencapai 80 juta Euro (Rp 1,4 triliun).
“PSG sengaja lupa tidak membayar gaji dan bonus Kylian Mbappe. Menurut sumber internal PSG, angka-angkanya membantu klub menghemat 80 juta Euro,” ujar Jurnalis L'Equipe, Damien Degorre.
Baca Juga
Belum Pikirkan Pensiun, Mats Hummels Ingin Borussia Dortmund Juara Liga Champions

