Fiorentina Patah Hati Dua Kali Kalah di Final Liga Konferensi Europa
ATHENA, investortrust.id – Fiorentina patah hati setelah menderita kekalahan dalam dua final Liga Konferensi Europa beruntun. Setelah 2022/2023 dikalahkan West Ham United, La Viola dipecundangi Olympiakos pada 2023/2024.
Fiorentina menghadapi Olympiakos di Agia Sophia Stadium, Athena, Kamis (30/5/2024) dini hari WIB, dengan kepercayaan dan semangat tinggi. Mereka ingin mengikuti jejak AS Roma yang dua musim sebelumnya menjuarai Liga Konferensi Europa. La Viola juga ingin menebus kesialan musim lalu.
Hasilnya, kedua tim bermain ketat selama 90 menit. Itu memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Sial, Fiorentina harus menderita 0-1 setelah Ayoub El Kaabi mencetak gol kemenangan Olympiakos pada menit 116.
Ini menjadi kekalahan pertama wakil Serie A pada Liga Konferensi Europa 2023/2024. Ini juga menandai dua kekalahan beruntun Fiorentina di final Liga Konferensi Europa. Musim lalu lalu, mereka dikalahkan West Ham United 1-2. Mereka juga menderota pada final Coppa Italia.
Baca Juga
6 Fakta Unik Kemenangan Olympiakos Lawan Fiorentina di Final Liga Konferensi Europa
Dengan tiga kekalahan final dalam dua musim terakhir, para personel Fiorentina patah hati. Penantian mereka untuk meraih trofi pertama sejak 2001 terus berlanjut. “Kami benar-benar percaya kali ini. Tapi, kami gagal lagi. Itu menyakitkan,” ujar Pelatih Fiorentina Vincenzo Italiano kepada Sky Sports Italia.
“Ini mengecewakan untuk kedua kalinya. Mengecewakan karena sekali lagi kami memiliki banyak situasi untuk mencetak gol. Tapi, para pemain sudah melakukan semua yang mereka bisa,” tambah Vincenzo Italiano.
Vincenzo Italiano menyatakan ruang ganti menjadi hening saat para pemain kembali dari lapangan. “Sangat menyakitkan melihat para pemain saya menangis. Kami sangat yakin kali ini kami bisa mendapatkan sebuah episode yang berbeda dari musim lalu,” ujar Vincenzo Italiano.
“Kekalahan itu menyakitkan. Melangkah jauh selama dua tahun berturut-turut adalah sesuatu yang bagus. Tapi, tentu saja anda harus mengangkat trofi dan kami tidak berhasil melakukannya. Kami hancur ketika menyaksikan tim lain mengangkat trofi,” pungkas Vincenzo Italiano.
Baca Juga
Resmi! 5 Pemain Keturunan Gabung Timnas U-20 Indonesia di Toulon Tournament

