“Malam Biru” Sandhy Sondoro Tutup BNI Java Jazz 2024 dengan Meriah
JAKARTA, investortrust.id - Penyanyi Sandhy Sondoro menutup BNI Java Jazz Festival 2024 dengan penampilannya yang memukau bersama grup asuhannya The Jazwaraz di panggung indoor All.com Hall BI Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (26/5/24).
Aksi panggung Sandhy diawali dengan lengkingan terompet yang dimainkan oleh salah satu personel The Jazwaraz. Berselang dua menit, pria yang kini bemukim di Jerman itu muncul dari balik panggung dan langsung menyambut penonton.
Mengenakan setelan jas berwarna merah menyala, topi fedora, dan kacamata hitam, Sandhy memulai penampilannya dengan menyanyikan lagu "Dan Itu yang Aku Cinta". Setelah itu, dia menyempatkan diri untuk menyapa penonton sebelum berlanjut ke lagu “Dariku Untukmu”.
Baca Juga
Tampil Perdana, Project Pop Meriahkan Panggung BNI Java Jazz Festival 2024
"Selamat malam Java Jazz. Kabar baik ya. Kita lanjut lagu berikutnya aja ya, langsung, tetapi mari kita tepuk tangan dulu untuk Java Jazz tahun ini, dan bagi segenap musisi yang telah bermain," katanya.
Suara serak khas Sandhy sukses menghipnotis penonton di panggung All.com. Demikian juga dengan aksi panggungnya, jemari pria paruh baya itu dengan lincah memetik senar gitar. Sesekali dia juga tampak memainkan kacamata hitamnya.
Kemeriahan penonton mencapai puncaknya saat Sandhy berturut-turut melantunkan lagu "Anak Jalanan", "Tiba-tiba Cinta", dan "Tak Pernah Padam". Setelah itu, dia memberikan kejutan dengan mennyanyikan lagu metal “Highway to Hell” dari AC/DC yang diaransemen ulang.
"Lagunya aku cover pada 2017. Jadi waktu itu aku masih muda dan suka lagu-lagu rock gitu. Dari sinilah lagu itu akhirnya coba aransemen ulang. Yuk, langsung dengerin aja ya," kata Sandhy sebelum menyanyikan lagu "Highway To Hell" dari AC/DC.
Sorak-sorai penonton berlanjut setelah lagu "In The Heat Of The Bali Sun" dinyanyikan. Suasana di panggung All.com berganti menjadi hangat saat lagu legendaris "To Love Somebody", dan "Can't Take My Eyes off You" didendangkan.
Baca Juga
Tak Mau Kalah dengan Tompi, Bebi Romeo Duet dengan Putrinya di BNI Java Jazz Festival 2024
Seperti kebanyakan musisi yang tampil di BNI Java Jazz Festival 2024, Sandhy mengakhiri penampilannya dengan lagu andalannya. Tentu lagu yang dimaksud adalah “Malam Biru" dari album Love Songs dan dirilis pada 2016 silam.
Pada malam itu, total Sandy Sondoro dan The Jazwaraz menyanyikan 10 lagu selama kurang lebih 50 menit.
Sandhy memulai karier bermusiknya di Negeri Bavaria. Bakat bermusiknya tidak terlepas dari kebiasaan kedua orang tuanya yang kerap memainkan gitar dengan nada pop Amerika, folk, jazz dan blues.
Di Indonesia, Sandhy mulai bermain musik di sebuah band ketika SMA. Sandhy membawakan lagu-lagu rock dari band Van Halen, Mr Big, atau The Black Crowes. Pada usia 18 tahun ia pergi mengunjungi pamannya di California, Amerika Serikat (AS) tinggal di sana untuk beberapa waktu. Setahun kemudian dia pergi ke Jerman untuk belajar arsitektur.
Sandhy memulai karier musiknya sebagai musisi jalanan di Berlin, Jerman di sela-sela waktunya menuntut ilmu. Dia mengamen di Metro, dan bermain musik dari pub ke pub. Di jalanan Berlin, dia mulai dikenal dan berkenalan dengan sejumlah musisi dan produser.
Setelah mengeluarkan album bertitel Why don't We pada 25 April 2008, pada akhirnya karya musiknya mendapat apresiasi positif di Jerman dan negara-negara Eropa lainnya.
Sebagai catatan, BNI Java Jazz Festival 2024 mengangkat tema “Embracing Unity Through Music”. Festival musik jaz terbesar di dunia ini coba menyoroti musik sebagai bahasa universal, yang mampu mendorong kebersamaan dan menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan melalui tema tersebut.

