Gagal Debut Timnas Indonesia, Maarten Paes Masih Terganjal Masalah Administrasi
JAKARTA, investortrust.id – Keinginan Maarten Paes membela Timnas Indonesia kembali harus ditunda. Meski sudah sumpah WNI, penjaga gawang FC Dallas itu tidak masuk daftar pemain Timnas Indonesia melawan Irak dan Filipina pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup F, bulan depan.
Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta pada 5 dan 11 Juni 2024. Pasukan Shin Tae-yong hanya wajib meraih tiga poin untuk lolos ke putaran ketiga.
Untuk menunjang target mulai tersebut, Shin Tae-yong memutuskan memanggil 22 pemain Timnas Indonesia. Mereka adalah nama-nama yang selama ini sudah menghiasi skuad Garuda di level U-23 maupun senior.
Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya) dan Muhammad Adi Satryo (PSIS Semarang) sebagai duo penjaga gawang. Lalu, di belakang ada Jordi Amat (Johor Darul Ta’zim), Justin Hubner (Cerezo Osaka), Rizky Ridho Ramadhani (Persija Jakarta), Muhammad Ferarri (Persija Jakarta), serta Jay Idzes (Venezia).
Ada lagi Pratama Arhan (Suwon FC), Shayne Pattynama (KAS Eupen), Sandy Walsh (KV Mechelen), Yance Sayuri (PSM Makassar), Asnawi Mangkualam (Thai Port FC), dan Nathan Tjoe-A-on (SC Heerenveen).
Baca Juga
Dihukum? Elkan Baggott Tidak Ada di Daftar Pemain Timnas Indonesia Lawan Irak dan Filipina
Untuk lini tengah terdapat Yakob Sayuri (PSM Makassar), Thom Haye (SC Heerenveen), Ricky Kambuaya (Dewa United), Ivar Jenner (FC Utrecht), dan Marselino Ferdinan (KMSK Deinze). Sementara di depan melibatkan Dimas Drajad (Persikabo 1973), Ragnar Oratmangoen (Fortuna Sittard), Egy Maulana Vikry (Dewa United), dan Rafael Struick (ADO Den Haag).
Selain tidak adanya Elkan Baggott, hal menarik lain adalah belum masuknya nama Maarten Paes. Meski sudah memiliki paspor Garuda dan telah disumpah WNI, mantan penjaga gawang FC Utrecht ternyata belum masuk skuad.
Hal ini kemungkinan besar ini terkait urusan administrasi dengan FIFA yang belum selesai. Pasalnya, PSSI sedang mengajukan gugatan kepada Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) di Lausanne, Swiss. Ini terkait aturan yang perpindahan pemain.
Dalam regulasi alih status pemain pada Poin B ayat ketiga dijelaskan bahwa seorang pemain yang diizinkan berpindah asosiasi adalah mereka yang bermain sebelum usia 21 tahun.
Maarten Paes pernah dua kali memperkuat Timnas U-19 Belanda dan Timnas U-20 Belanda, serta enam kali untuk Timnas U-21 Belanda. Masalahnya, penampilan terakhir Maarten Paes bersama Timnas U-21 Belanda ketika berlaga selama 90 menit melawan Belarus pada Kualifikasi Euro U-21 2021, 15 November 2020.
Saat bermain, usia Maarten Paes 22 tahun karena dirinya lahir pada 14 Mei 1998. Mengapa bisa seperti itu? Meski bertajuk U-21, UEFA memang mengizinkan pemain berusia 22 dan 23 tahun tampil karena Euro U-21 merupakan ajang kualifikasi Olimpiade.
Dengan fakta seperti itu, Maarten Paes tidak akan bisa membela Timnas Indonesia. Dia baru akan diizinkan main jika PSSI memenangkan gugatan di CAS, yang belum tahu kapan akan diumumkan.
Baca Juga
Segera Jalani Proses Negosiasi, Federico Chiesa Pastikan Bertahan di Juventus

