Frustrasi? Luca Marini Dikabarkan Berniat Putus Kontrak dengan Honda
LE MANS, investortrust.id – Pembalap Honda Luca Marini dikabarkan akan memutuskan kontrak, meski MotoGP 2024 baru berjalan lima seri. Anak didik Valentino Rossi itu disebut tidak puas dengan performa Honda.
Luca Marini baru saja beralih ke Honda setelah Marc Marquez bergabung dengan Gresini Racing. Dia pindah ke Honda setelah mengendarai Ducati bersama VR46 Racing sejak debut pada MotoGP 2021.
Musim lalu, Luca Marini tampil keren. Dia mampu menjadi salah satu pembalap yang sangat cepat di lintasan. Buktiknya, pemuda Italia mengakhiri musim perlombaan di peringkat kedelapan.
Luca Marini sebenarnya masih memiliki kontrak dengn VR46 Racing. Tapi, dia memutuskan pindah ke pabrikan Jepang pada 2024 untuk menggantikan Marc Marquez. Itu adalah keputusan yang salah karena Honda dan Yamaha dalam beberapa musim terakhir tampil sangat buruk.
Baca Juga
Ada Masalah Apa? KTM Kecewa dengan Jack Miller dan Augusto Fernandez
Setelah penampilan yang buruk di Le Mans, Luca Marini mengeluhkan performa RC213V. Dia menyebut kendala RC213V tetap sama, yakni lambat di tikungan. Hal ini mendukung pernyataan Joan Mir, yang mengaku motor mereka tidak mengalami perubahan sejak seri pembuka di Qatar.
“Masalahnya selalu sama, secara spesifik di corner entry dan akselerasi. Yang tak bisa saya pahami adalah bagaimana bisa saya punya ritme yang sama pada Jumat. Sementara pada Sabtu segalanya berubah? Kami harus memahami ini semua tanpa tahu apa pun soal apa yang sedang terjadi,” ujar Luca Marini, dilansir GPOne.
Pernyataan Luca Marini kemudian memicu spekulasi liar. Kabarnya, Luca Marini dan manajemennya sedang mencari cara untuk mengakhiri kontrak dengan Honda Racing Corporation (HRC). Konon, Luca Marini lebih memilih membela tim satelit Aprilia, Trackhouse Racing, daripada melanjutkan kerjasama dengan Honda.
Pasalnya, motor RS-GP milik Trackhouse Racing telah diincar oleh banyak pembalap yang tak punya kontrak musim depan maupun para pembalap yang sudah punya kontrak. Sebab, motor produksi Aprilia dinilai cukup bisa bersaing melawan Ducati.
Baca Juga
Johann Zarco Minta Honda Perbaiki Total RCV213V Agar Lebih Kompetitif

