Penyebab Honda Belum Maksimal di Tes Pramusim MotoGP 2024 Diungkap Luca Marini
DOHA, investortrust.id – Pembalap Honda Luca Marini membeberkan alasan mengapa performa Honda RC213V belum maksimal dan tertinggal dari para rival MotoGP 2024.
Tes pramusim di Qatar telah berakhir. Hasilnya, empat pembalap yang menggunakan motor produksi Honda terlempar dari 16 besar pada hari terakhir tes pramusim MotoGP 2024 di Lusail, Selasa (20/2/2024) malam WIB.
Faktanya, Johann Zarco, Takaaki Nakagami, Joan Mir, dan Luca Marini menempati peringkat ke-17, 18, 19, dan 20. Bahkan, Luca Marini tertinggal 1,725 detik dari pembalap tercepat Francesco Bagnaia (Ducati). Tentu saja margin tersebut memang sangat jauh.
Baca Juga
Maverick Vinales Puas dengan Performa Paket Aero Aprilia untuk MotoGP 2024
Menurut Luca Marini, ada beberapa hal positif yang bisa dipetik dari tes pramusim di Qatar. Salah satunya dia mulai terbiasa mengendarai Honda RC213V. Tapi, margin waktu yang lebar ini diyakini akibat performa Michelin sebagai pemasok ban yang belum cocok.
“Tampaknya kami masih tertinggal jauh. Tapi, sensasi di atas motor telah membaik. Jadi, pada satu sisi, saya merasa puas. Tapi, jelas marginnya masih sangat besar. Itu karena kami ingin menggunakan ban baru, ban lunak. Kami tak bisa memakainya dengan baik,” ujar Luca Marini, dilansir Crash.net.
Luca Marini mengakui Honda telah memahami penyebab lambatnya Honda RC213V. Rendahnya grip ban belakang menjadi kendala, baik dalam laps tunggal maupun simulasi balap. “Saat ini, kami bakal memulai dari belakang. Kami harus sabar. Kami pasti bisa,” kata Luca Marini.
“Grip ban belakang menjadi kendala saat masuk tikungan, di tengah tikungan, dan saat keluar tikungan. Kini, kami harus fokus pada area ini, karena di situlah kami lebih tertinggal,” tambah pembalap Italia berusia 26 tahun itu.
“Jelas, ada kekurangan di beberapa area lainnya. Tapi, saat ini grip adalah hal yang menghalangi kami melaju cepat dan kuat, terutama dengan ban lunak. Begitu juga ketika mencari ritme dengan ban lama,” pungkas Luca Marini.
Baca Juga
Ada Masalah Apa? Pembalap WorldSBK Wajib Masuk Pit Stop Saat GP Australia

