Bologna Lolos Liga Champions, Masa Depan Thiago Motta dan Joshua Zirkzee Jadi Spekulasi
BOLOGNA, investortrust.id – Masa depan Thiago Motta dan Joshua Zirkzee menjadi bahan spekulasi setelah Bologna memastikan tiket Liga Champions musim depan. Apakah dua sosok kunci itu pergi di jendela transfer musim panas atau memilih bertahan?
Bologna secara mengejutkan berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan setelah ada di peringkat ketiga klasemen Serie A dengan 67 poin. Mereka unggul tujuh poin dari AS Roma di posisi kelima dengan dua pertandingan sisa.
Sukses ini membuat Bologna banjir pujian. Sebab, ini menjadi kompetisi Eropa pertama Bologna sejak 1964. Selain itu, Bologna selama ini dikenal sebagai tim yoyo yang naik-turun dari Serie A ke Serie B berkali-kali.
Keberhasilan ini tidak lepas dari dua sosok kunci. Pertama, Thiago Motta sebagai pelatih. Dia mampu menyulap Bologna menjadi kekuatan luar biasa lewat permainan menghibur. Kedua, Joshua Zirkzee. Sang penyerang tampil keren dengan memproduksi 12 gol dan tujuh assist dari 37 pertandingan.
Baca Juga
Rugi Rp 17, 3 Miliar, Barcelona Punya Kontrak Aneh dengan Bayern Muenchen Terkait Robert Lewandowski
Masalahnya, Thiago Motta dan Joshua Zirkzee adalah properti panas jendela transfer. Banyak klub tertarik menggunakan jasa kedua. Kontrak Thiago Motta juga akan berakhir pada 30 Juni 2024, tapi belum ada tanda-tanda diperpanjang.
Thiago Motta juga menjadi calon kuat pelatih Juventus, AC Milan, hingga Liverpool. Sementara Joshua Zirkzee menjadi target Simone Inzaghi untuk memperkaya lini serang Inter Milan. Dia juga diminati AC Milan, Arsenal, Manchester United, hingga Paris Saint-Germain (PSG).
Lalu, apa respons Bologna? “Kami akan bicara dengannya (Thiago Motta) dalam beberapa hari ke depan. Dia tahu kami ingin mempertahankannya dengan apa yang sudah diberikan untuk tim. Ini tidak hanya soal performa. Luar biasa jika kami tetap bersamanya musim depan,” kata CEO Bologna Claudio Fenucci, dilansir Sky Sports Italia.
“Untuk Joshua (Zirkzee), dia punya kontrak khusus dengan kami. Jadi, dia bisa mengatur juga masa depannya. Tapi, pemain lain adalah milik kami dan klub sangat solid. Kami tidak perlu menjual mereka untuk mendatangkan pemain baru,” ungkap Claudio Fenucci.
Baca Juga
Tinggalkan AC Milan untuk Pindah ke MLS, Olivier Giroud Ungkap Alasannya

