Dipermak Crystal Palace, Manchester United Catat Rekor Kebobolan Terburuk dalam Semusim
LONDON, investortrust.id – Manchester United mencatatkan rekor kebobolan terburuk dalam semusim sejak 1976/1977. Sejauh ini, Setan Merah sudah menderita 81 gol di semua ajang.
Manchester United baru saja menderita kekalahan memalukan dari Crystal Palace. Pasukan Erik ten Hag dipermak 0-4 saat tandang ke Selhurst Park, Selasa (7/5/2024) dinihari WIB. Empat gol The Eagles lahir melalui Micheal Olise (2 gol), Jean-Philippe Mateta, dan Tyrick Mitchel.
Kekalahan ini membuat Manchester United gagal mengeser Chelsea di zona Liga Konfenrensi Europa. Setan Merah tertahan di posisi kedelapan dengan 54 poin dengan tiga pertandingan tersisa. Hanya kalah selisih gol dengan The Blues dalam jumlah poin yang sama.
Baca Juga
Shin Tae-yong Pastikan Alfeandra Dewangga Gabung Timnas U-23 Indonesia
Tidak hanya itu, kekalahan memalukan dari Palace semakin menunjukkan rapuhnya pertahanan Manchester United musim ini. Statistik menunjukkan, Setan Merah telah kebobolan 81 gol di semua ajang. Jumlah kebobolan tersebut merupakan yang terburuk dalam satu musim kompetisi sejak 1976/1977.
Jumlah kebobolan MU bahkan masih berpeluang bertambah karena Liga Premier menyisakan tiga pertandingan untuk Manchester United. Mereka akan berhadapan dengan Arsenal, Newcastle United, dan Brighton and Hove Albion.
“Ini (pertandingan lawan Crystal Palace) kinerjanya buruk. Kami tidak bertindak sesuai keinginan kami dan sejauh ini itu tidak cukup baik. Kami sangat kecewa,” kata Erik ten Hag setelah pertandingan, dilansir situs resmi Manchester United.
“Tapi, fans selalu mendukung kami dan kami terus berjuang, seperti yang dilakukan fans. Saya sangat berterima kasih. Mereka mendukung kami. Mereka juga melihat kita mempunyai masalah,” tambah pelatih berkebangsaan Belanda itu.
“Saya telah meminta pemain untuk tetap bersatu dan harus mengambil tanggung jawab. Fans memberi kami dukungan yang sangat besar dan luar biasa. Itu harus mereka bayar dengan penampilan di lapangan. Ini belum selesai. Masih ada pertandingan-pertandingan lain,” pungkas Erik ten Hag.
Baca Juga
Apa Saja? Segudang Masalah Non Teknis Timnas U-23 Indonesia Jelang Lawan Guinea

