6 Fakta Unik Kemenangan Besar Arsenal Lawan Chelsea di Liga Premier
LONDON, investortrust.id – Arsenal sukses mengalahkan Chelsea 5-0 pada pertandingan lanjutan Liga Premier di Emirates Stadium, Rabu (24/4/2024) dini hari WIB. Kemenangan yang sangat penting dengan sejumlah fakta unik yang tercipta.
Arsenal mengalahkan Chelsea lewat penampilan yang cukup bagus di semua sektor lapangan. Kai Havertz dan Ben White menyumbang masing-masing dua gol ke gawang The Blues. Sementara Leandro Trossard menciptakan gol pembuka.
Kemenangan penting tersbeut memantapkan Arsenal di puncak klasemen sementara Liga Premier dengan 77 poin dari 34 pertandingan. Di belakang The Gunners, terdapat Liverpool dengan 74 poin dari 33 pertandingan dan Manchester City 73 poin dari 32 pertandingan.
Selain itu, jalannya dan hasil pertandingan Arsenal vs Chelsea memunculkan sejumlah fakta unik. Pertama, Arsenal mencatatkan kemenangan terbesar melawan Chelsea di semua kompetisi (5-0). Sebaliknya, ini merupakan kekalahan terberat The Blues dalam Derby London sejak kalah 0-6 dari Queens Park Rangers pada Maret 1986.
Baca Juga
Kedua, The Gunners telah memenangkan tiga Derby London di liga musim ini dengan lima gol atau lebih (5-0 lawan Crystal Palace, 6-0 lawan West Ham United, dan 5-0 lawan Chelsea). Itu kemenangan terbanyak dalam satu musim oleh sebuah tim dalam sejarah liga.
(Foto: www.arsenal)
Ketiga, Chelsea telah kebobolan 57 gol di Liga Premier musim ini. Itu jumlah kebobolan terbanyak dalam satu musim di kompetisi ini (menyalip 55 gol yang mereka cetak pada musim 1994/1995 dan 1996/1997).
Keempat, Arsenal melepaskan 13 tembakan di babak pertama dan 14 di babak kedua melawan Chelsea (total 27). Kini, jumlah tembakan tersebut merupakan dua tembakan terbanyak dalam separuh sejarah sepak bola melawan mereka di Liga Premier (sejak 2003/2004).
Kelima, Kai Havertz menjadi pemain pertama yang mencetak dua gol ke gawang Chelsea di Liga Premier setelah sebelumnya bermain untuk The Blues.
Keenam, starting line-up The Blues pada pertandingan ini memiliki usia rata-rata 23 tahun 169 hari. Itu usia termuda mereka dalam pertandingan Liga Premier melawan Arsenal. Hanya Leeds United pada musim 1999/2000 yang mencatatkan lebih banyak starting line-up dengan rata-rata usia di bawah 24 tahun dalam satu musim Liga Premier dibandingkan Chelsea musim ini.
Baca Juga
Berita Baik Dari Lobi Erick Thohir, Nathan Tjoe-A-On Kembali Dilepas Heerenveen
