Alternatif Waktu Terbaik untuk Olahraga, Pilih Pagi atau Malam?
JAKARTA, investortrust.id - Pertanyaan soal waktu terbaik untuk berolahraga, apakah lebih baik di pagi, siang, atau malam hari, seringkali jadi perdebatan di kalangan pencinta olahraga. Meskipun demikian, setiap waktu berolahraga memiliki kelebihan dan alasan yang perlu dipertimbangkan sesuai dengan preferensi dan jadwal harian tiap individu.
Bagi sebagian orang, berolahraga di pagi hari mungkin menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pemula. Namun, rutinitas olahraga di pagi hari dapat memberikan manfaat yang signifikan. Stimulasi tubuh saat pagi hari dapat merangsang pelepasan endorfin, yang berperan dalam meningkatkan suasana hati dan tingkat energi.
Selain itu, bagi mereka yang mengalami kesulitan tidur, berolahraga di pagi hari dapat membantu mengatur ulang ritme sirkadian. Nah, sirkadian ini merupakan proses biologis internal yang mengatur siklus tidur-bangun 24 jam.
Meskipun olahraga pagi sulit bagi mereka yang suka begadang, tetap melakukannya dapat membuat orang-orang ini lebih waspada di pagi hari dan lebih lelah di malam hari. Kondisi ini justru diharapkan dapat menghasilkan lebih banyak tidur dan meningkatkan hasil kesehatan.
Baca Juga
Ini Tips Olahraga yang Nyaman dan Aman di Tengah Polusi Udara Tinggi
Namun sayang, orang yang berolahraga sejak dini mungkin tidak dapat mencapai performa puncak. Otot yang lebih kaku, cadangan energi yang tersimpan lebih sedikit dari puasa semalaman, dan suhu tubuh yang sedikit lebih dingin di pagi hari turut menghambat hasil olahraga.
Sedangkan olahraga di siang hari dapat memberikan manfaat seperti meningkatkan energi dan membangunkan tubuh untuk menjalani hari. Sinar matahari pada siang hari juga dapat membantu meningkatkan mood.
Bagi mereka yang memiliki jadwal yang padat, olahraga siang hari dapat menjadi pilihan yang baik untuk menemukan celah waktu yang tepat.
“Waktu terbaik untuk menunjukkan sifat atletis yang eksplosif tampaknya adalah antara jam 1 siang. dan jam 6 sore.” Shawn Arent, ketua Departemen Ilmu Latihan di Universitas South Carolina mengatakan kepada CNN.
Tinjauan penelitian juga menemukan bahwa kekuatan otot, kekuatan otot, dan kemampuan berlari semuanya mencapai puncaknya pada sore hari, melampaui kinerja pagi hari antara 3% hingga 20%.
Baca Juga
Anak Muda Jangan FOMO! Simak Tips Merengkuh Cuan dari Reksa Dana
Untuk orang yang hanya bisa olahraga di malam hari, tidak perlu khawatir. Olahraga malam hari dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, terutama jika diikuti dengan rutinitas relaksasi.
Dalam penelitian terkait, ditemukan bahwa olahraga sore hari dapat memberikan beberapa manfaat metabolik yang lebih baik, seperti peningkatan kehilangan lemak, terutama bagi mereka yang memiliki risiko pra-diabetes atau diabetes. Namun, perbedaan manfaat antara waktu berolahraga tidak terlalu signifikan.
Secara umum, sebagian besar pakar olahraga merekomendasikan untuk memberikan jeda waktu minimal 90 menit antara sesi olahraga dengan upaya tidur, terutama jika memutuskan untuk berolahraga di malam hari. Hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas tidur yang optimal. (CR-12)
Baca Juga

