Reaksi Kesal Xavi Hernandez Saat Barcelona Ditahan Imbang Real Mallorca di La Liga
JAKARTA, investortrust.id – Hasil imbang Barcelona di kandang Real Mallorca pada laga lanjutan La Liga Spanyol, Rabu (27/09/2023) dini hari WIB, mendapatkan reaksi Xavi Hernandez. Pelatih El Barca itu terlihat sangat kesal karena dua gol yang bersarang ke klubnya lahir dari hal sepele.
Para pemain Barcelona membuat dua kesalahan fatal dari hal ringan ketika ditahan imbang Real Mallorca 2-2 di Estadio San Moix.
Vedad Muriqi membawa tuan rumah memimpin 1-0, yang diawali kesalahan umpan Marc-Andre ter Stegen. Kemudian, Abdon Prats juga dengan mudah mencetak gol ke jala Barcelona karena penjaga gawang berkebangsaan Jerman tersebut bertabrakan dengan Ronald Araujo.
Baca Juga
Hanya 9 Menit! Momen Dramatis Barcelona Menang Comeback Lawan Celta Vigo
Beruntung, Barcelona mampu mencetah dua gol untuk membuat skor akhir 2-2. “Saya pikir dua kesalahan itu sangat membebani pertandingan. Kita tidak boleh memberikannya hadiah seperti ini,” kata Xavi Hernandez, dilansir Europa Press.
Xavi Hernandez juga enggan banyak mengeluh. Dia lebih banyak melihat sisi positifnya. Mantan pelatih Al Sadd hanya meningatkan anak-anak didiknya kalau kesalahan kecil bisa mengubah jalannya permainan. Tidak ada komunikasi yang baik, sehingga lawan bisa merebut bola.
“Pertahanan kami sebenarnya sudah stabil. Tapi, kesalahan tidak perlu tidak bisa diterima,” tambah Xavi Hernandez.
Meski kecewa dengan hasil imbang melawan Real Mallorca, Xavi Hernandez tetap menyanjung tinggi para pemain mudanya. Fermin Lopez dan Lamine Yamal yang masuk sebagai pemain pengganti dinilainya cukup menjanjikan. Keduanya masih sangat muda dan punya masa depan cerah.
“Kami menghadapi lawan yang memakai lima bek. Tapi, kami masih bisa bikin dua gol. Jadi, sisi ofensif bukanlah masalah kami. Yamal dan Fermin masih muda. Mereka bermain cukup bagus. Kami harus hati-hati untuk memainkan mereka,” beber Xavi Hernandez.
Baca Juga
Analisis Kekalahan Real Madrid dari Atletico Madrid, Ball Possession Saja Tidak Cukup

