Ada Masalah Apa? Marco Bezzecchi Kurang Puas dengan Hasil Tes di Sepang
SEPANG, investortrust.id – Pembalap VR46 Racing Marco Bezzecchi mengaku kurang puas dengan hasil tes pramusim di Sepang. Pembalap Italia menyatakan masih banyak hal yang perlu ditingkatnya di masa depan.
Tes pramusim MotoGP 2024 di Sepang baru saja berakhir. Semua pembalap mencoba motor terbaru yang bakal digunakan berkompetisi secara maksimal. Ada yang puas. Beberapa lainnya tidak. Contohnya, Marco Bezzecchi.
“Tidak (puas). Untuk saat ini tidak (puas). Kemarin saya merasa sedikit lebih baik. Hari ini kita semakin berjuang dan kehilangan arah dalam mencoba banyak hal. Kami memutuskan untuk kembali dan memulai kembali. Tapi, tetap saja saya merasa tidak enak badan dengan motornya,” ujar Marco Bezzecchi, dilansir Crash.net.
“Motornya memiliki mesin yang berbeda dan cara berhenti yang berbeda. Saya kesulitan berhenti dibandingkan dengan motor lama saya. Saya tidak mempercayai bagian depan dengan cara yang sama,” tambah Marco Bezzecchi.
Baca Juga
Analisis Peluang Marc Marquez di Gresini Racing: Masih Butuh Waktu Adaptasi!
“Saya juga berjuang dengan power. Mesinnya bekerja secara berbeda. Jadi, secara keseluruhan saya kesulitan saat masuk dan keluar. Kami akan menemukan cara untuk meningkatkannya. Ini baru tes pertama,” ungkap Marco Bezzecchi.
Marco Bezzecchi menyelesaikan hari ketiga tes Sepang di posisi ke-17. Dia tertinggal 1,3 detik dari juara dunia dua kali Francesco Bagnaia. Dia mengatakan masalah adaptasi dengan motor 2023 dimulai di Valencia. Tapi, hingga hari ini dia masih terus menjalani adaptasi.
“Sejak di Valencia saya melihat masalah ini. Untuk satu lap saya cukup kompetitif karena dengan ban baru anda memiliki cengkeraman yang lebih baik dan kepercayaan diri yang lebih besar. Tapi, saya melihat saya sedikit kesulitan. Di sini, saya berjuang lebih keras. Treknya memiliki cengkeraman yang kuat dan kondisi treknya luar biasa,” ungkap Marco Bezzecchi.
Memiliki cengkeraman yang kuat, anda mencoba lebih dan lebih lagi untuk melaju lebih cepat. Tapi, merupakan hal yang normal untuk mencapai titik di mana anda menginginkan lebih tetapi tidak bisa,” pungkas Marco Bezzecchi.
Baca Juga
Catat! Jadwal NBA All Star 2024: LeBron James vs Giannis Antetokounmpo

