Manfaat Sauna bagi Kesehatan, Salah Satunya Bikin Rileks
JAKARTA, investortrust.id -- Sauna telah menjadi bagian penting dari budaya berbagai masyarakat di seluruh dunia selama berabad-abad. Dipercaya sebagai metode penyembuhan dan pembersihan, sejarahnya yang kaya telah memperlihatkan pengaruh yang signifikan dalam kebiasaan dan tradisi sosial.
Bila ditelusuri sauna merupakan kebiasaan orang Finlandia. Para penduduk asli Finlandia, yang dikenal sebagai orang Sami, memanfaatkan sauna sebagai cara untuk membersihkan tubuh mereka dan juga sebagai tempat berkumpul untuk menjalani proses ritual spiritual.
Sauna pada waktu itu dibangun dengan menggunakan batu panas yang dipanaskan di atas api kayu, dan kemudian air dituangkan pada batu-batu tersebut untuk menciptakan uap panas. Bahkan Desember 2021, sauna Finlandia ditambahkan ke daftar Warisan Budaya UNESCO, sebuah tanda betapa pentingnya sauna bagi hampir setiap rumah tangga Finlandia.
Seiring berjalannya waktu, tradisi sauna menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia dan Amerika. Di Jepang, misalnya, terdapat praktik pemandian air panas yang dikenal sebagai "onsen," yang serupa dengan konsep sauna.
Sementara itu, beberapa suku asli Amerika telah menggunakan praktik serupa sebagai bagian dari upacara penyembuhan dan spiritual. Pada abad ke-20, popularitas sauna semakin meluas di seluruh dunia, terutama di Eropa dan Amerika Utara.
Kini, sauna telah menjadi fitur umum dalam pusat kebugaran, spa, dan pusat kesehatan di berbagai belahan dunia, dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari gym.
Dilansir dari Healthline, berikut beberapa manfaat sauna bagi tubuh.
1. Relaksasi
Sauna telah lama dikenal sebagai sarana yang efektif untuk menciptakan perasaan relaksasi. Efek panas pada tubuh merangsang respons fisiologis yang membawa manfaat signifikan bagi kesejahteraan Anda.
Saat Anda berada di dalam sauna, detak jantung meningkat, dan pembuluh darah melebar, memungkinkan aliran darah yang lebih baik ke kulit. Ini bukan hanya memberikan sensasi relaksasi, tetapi juga dapat meningkatkan sirkulasi darah secara keseluruhan.
Respons tubuh terhadap panas juga melibatkan aktivasi sistem saraf simpatik, yang berperan dalam menjaga suhu tubuh tetap seimbang. Selain itu, kelenjar endokrin Anda juga terlibat dalam proses ini.
Tidak hanya itu, efek panas juga dapat menghasilkan rasa kenyamanan dan mengurangi sensitivitas terhadap rasa sakit. Terlebih lagi, panas dari sauna mampu melemaskan otot-otot, termasuk otot-otot di wajah dan leher, yang sering kali tegang setelah seharian beraktivitas.
Meningkatkan manfaat relaksasi ini, Anda dapat berlatih meditasi selama berada di dalam sauna. Efeknya dapat berlangsung dalam jangka panjang dan bahkan membantu Anda mendapatkan tidur malam yang lebih nyenyak.
2. Pereda Sakit
Saat pembuluh darah mengendur dan melebar saat sauna, aliran darah meningkat, dan sauna dapat membantu mengurangi ketegangan pada persendian dan meredakan nyeri otot. Sauna juga dapat membantu mereka yang menderita sakit kronis dan radang sendi.
Sebuah studi 2008 yang lebih tua pada orang dengan penyakit muskuloskeletal kronis, termasuk rheumatoid arthritis dan ankylosing spondylitis, menemukan bahwa sesi sauna mengurangi rasa sakit, kekakuan, dan kelelahan selama beberapa minggu.
Namun, beberapa orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu tidak kompatibel dengan sauna. Hubungi dokter Anda terlebih dahulu jika memiliki kondisi seperti asma, kesulitan bernapas, sakit jantung, epilepsi, tensi tinggi dan rendah, alkoholik, dan bila sedang hamil.(CR-12)

