Dipecat Gara-gara Postingan Palestina, Anwar El Ghazi Gugat Mainz ke Pengadilan
JAKARTA, investortrust.id – Pemain sayap Belanda Anwar El Ghazi mengambil tindakan hukum terhadap mantan klubnya Mainz karena pemecatan yang dia anggap menyalahi prosedur. Dia tidak terima karena dipecat gara-gara memposting hal-hal terkait Palestina di laman media sosialnya.
Mainz mengakhiri kontrak Anwar El Ghazi pada 2 November 2023 setelah serangkaian postingan di media sosial terkait perang di Timur Tengah.
Klub Bundesliga berasalan postingan Anwar El Ghazi tidak proporsional dan bertentangan dengan nilai-nilai klub. Mereka menyebut tidak masalah kalau pemain ingin menyatakan sikap terhadap masalah itu. Tapi, mereka meminta menggunakan cara dan bahasa yang baik agar sesuai konteks.
Ketika itu, Mainz 05 mengatakan postingan Anwar El Ghazi mengambil sikap terhadap konflik di Timur Tengah dengan cara yang tidak dapat ditoleransi oleh klub.
Pemecatan Anwar El Ghazi ternyata berbuntut panjang. Mantan pemain Everton dan Aston Villa mengajukan gugatan ke pengadilan. Dia merasa pemecatan itu sebagai bentuk membungkam ekspresi demokrasi.
“Saya tidak melihat pernyataan apa pun di postingan terbaru yang tidak mencakup kebebasan berekspresi,” kata Anwar El Ghazi kepada Allgemeine Zeitung.
Baca Juga
Sanggupkah? Timnas Ukraina Ingin Kalahkan Italia di Kualifikasi Euro 2024
Anwar El Ghazi awalnya ditangguhkan oleh Mainz pada 17 Oktober 2023. Itu menyusul postingan di media sosial yang memuat frasa kontroversial yang dianggap tidak pantas oleh penilaian orang Jerman. Tapi, Anwar El Ghazi kemudian kembali ke skuad tiga hari kemudian setelah menegaskan pesan perdamaian.
“Mengingat komitmennya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai klub dan penyesalan yang ditunjukkan, serta sesuai dengan budaya klub yang menggunakan kesalahan sebagai kesempatan untuk belajar, El Ghazi akan kembali berlatih dan melakukan aktivitas terkait hari pertandingan,” kata klub Bundesliga tersebut saat itu.
Masalahnya, Anwar El Ghazi kemudian Kembali membuat pernyataan kontroversia. Dengan berat hati klub kemudian memutus kontraknya dengan segera.
“Pertahankan apa yang benar, meski itu berarti berdiri sendiri. Hilangnya mata pencaharian saya tidak ada artinya jika dibandingkan dengan penderitaan yang menimpa orang-orang yang tidak bersalah dan rentan di Gaza,” respons Anwar El Ghazi Ketika Mainz pada akhirnya mengirimkan surat PHK.
Baca Juga
Unik! Komputer Super Opta Predictor Prediksi Inter Milan Juara Serie A 2023/2024

