Demi Kejar Poin Francesco Bagnaia, Jorge Martin Punya Strategi Khusus di MotoGP Qatar
JAKARTA, investortrust.id – Menyongsong MotoGP Qatar dengan ketertinggalan 14 poin dari Francesco Bagnaia, Jorge Martin punya startegi khusus. Salah satunya dengan tidak berbagi data ke sesama penunggang Ducati.
Pembalap Pramac Ducati itu memastikan tidak berbagi data dengan penunggang motor yang sama jika itu tidak sesuai dengan kebijakan pabrikan. Sebab, kebijakan pertukaran data telah menjadi perdebatan di MotoGP, terutama setelah insiden di Yamaha yang melibatkan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo pada 2008-2010.
Saat itu, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo bertarung hingga akhir untuk memperebutkan gelar juara, meski keduanya tergabung di tim yang sama.
Baca Juga
Hadapi MotoGP Qatar, Marc Marquez Beberkan Strategi yang Bakal Diambil Honda
Untuk musim ini, situasinya mirip. Jorge Martin bersaing dengan Francesco Bagnaia. Keduanya merupakan penungang Ducati, tapi berbeda tim. Secara teknis, motor Jorge Martin dan Francesco Bagnaia sama. Keduanya langsung dipasok dari pabrikan.
Hal itu memunculkan situasi pelik terkait data. “Saya pikir strategi Ducati sangat bagus karena pembalap lain bisa mencapai level yang sangat bagus. Tapi, dari sisi saya, saya pikir, ya, saya lebih suka tidak melihat datanya. Jadi, orang lain tidak bisa melihat data saya,” kata Jorge Martin, dilansis Crash.net.
Dengan tidak berbagi data ke sesama tim Ducati, Jorge Martin berharap bisa mencapai hasil maksimal di Lusail. Sebab, dia harus mengejar defisit 14 poin dari Francesco Bagnaia. “Sebagaian pekerjaan kami, kami lakukan sendiri. Jadi, mengapa kami harus berbagai?” ungkap Jorge Martin.
Baca Juga
Marc Marquez Ramalkan Pedro Acosta Bakal Sukses Membalap di MotoGP Musim Depan

