Cegah Stunting, BCA Beri Edukasi Kepada Pelajar di Banyuwangi
Berdasarkan data terkini, Kecamatan Wongsorejo merupakan kecamatan dengan angka stunting tertinggi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Meski pada 2022 angka stunting di Banyuwangi berada di level 18,1%, turun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 20,1%, namun masih terdapat kecamatan dengan tingkat stunting yang cukup tinggi, salah satunya Kecamatan Wongsorejo. Untuk itu, sejalan dengan komitmen PT Bank Central Asia (BCA) untuk menciptakan #GenerasiPastiBisa yang berkualitas di masa depan serta mendukung target pemerintah untuk menekan angka stunting di Kabupaten Banyuwangi hingga di bawah 14% pada 2024, BCA turut ambil bagian dengan menggelar “Bakti Sehat untuk Balita” dan “Edukasi Pencegahan Stunting kepada Remaja”.
Kampanye pencegahan stunting oleh BCA di SMAN 1 Wongsorejo, Rabu (9/8/2023). InvestorTrust Photo/Mohammad Defrizal
Kegiatan “Bakti Sehat untuk Balita” yang dilakukan BCA di Kecamatan Wongsorejo diikuti oleh 150 bayi di bawah dua tahun (baduta). Dalam kegiatan ini, BCA bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan Posyandu setempat dalam melakukan penyuluhan tentang kesehatan serta lingkungan yang sehat dan bersih kepada orang tua. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kondisi baduta, dengan melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pemberian makanan sehat.
Selain menyasar orang tua dan baduta, BCA bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), melakukan kegiatan yang bersifat preventif, menyasar kalangan remaja di SMAN 1 Wongsorejo, Rabu (9/8/2023).
Sebagai informasi, SMAN 1 Wongsorejo merupakan salah satu dari 20 sekolah binaan Bakti BCA yang tersebar di penjuru Indonesia. Mengangkat topik pencegahan stunting untuk remaja, para siswa-siswi SMAN 1 Wongsorejo mendapatkan pelatihan terkait perencanaan dalam mempersiapkan dan melewati lima transisi kehidupan remaja, yaitu, memperhatikan pola hidup sehat, merencanakan pendidikan, mengembangkan karier, memiliki value di masyarakat, dan dapat merencanakan kehidupan berkeluarga. Melalui edukasi ini diharapkan ketigaremaja dapat menyadari peran mereka dalam upaya mencegah stunting, sehingga mereka menjadi agen yang terlibat aktif dalam membantu percepatan penurunan stunting di daerah.
Secara khusus, pada sesi edukasi remaja ini, BCA menggandeng Puteri Indonesia 2023 Farhana Nariswari untuk semakin menegaskan peran krusial remaja dalam memutus mata rantai stunting. Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn, dan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana Kabupaten Banyuwangi Henik Setyorini.

