Momen Tak Layak Tiru di Liga Turki, Wasit Dikeroyok Seperti Maling Ayam
ANKARA, investortrust.id – Otoritas Liga Turki menangguhkan kompetisi tanpa batas waktu menyusul insiden memalukan pada pertandingan Ankaragucu vs Caykur Rizespor di Eryaman Stadium, Selasa (12/12/2023) dini hari WIB. Saat itu, wasit dikeroyok di tengah lapangan setelah pertadingan layaknya maling ayam.
Pertandingan dramatis itu berakhir dengan skor 1-1. Sempat memimpin 1-0 sangat lama, Ankaragucu akhirnya hanya mendapat satu poin setelah menderita gol di menit 90+7.
Hasil imbang itu tidak membuat Presiden Ankaragucu Faruk Koca senang. Setelah peluit akhir, dia berlari ke lapangan. Dia menghampiri wasit Halil Umut Meler dan langsung melayangkan bogem mentah yang mengenai bagian bawah mata kiri.
Setelah terjatuh, Halil Umut Meler mendapatkan tengangan bertubi-tubi di kepala dan wajah dari dua orang lain yang berlari bersama Faruk Koca. Para pemain Ankaragucu dan Caykur Rizespor berusaha melindungi wasit berusia 37 tahun itu dan memisahkan kerumunan.
Halil Umut Meler mendapat luka di bagian wajah dan kepala. Wasit FIFA tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Baca Juga
Insiden memalukan itu membuat Asosiasi Sepak Bola Turki (TFF) marah. Mereka menyatakan kompetisi ditangguhnya. Mereka memastikan Ankaracugu akan dihukum. “Pertandingan di semua liga telah ditunda tanpa batas waktu. Serangan ini adalah malam yang memalukan bagi sepak bola Turki,” ujar Presiden TFF Mehmet Buyukeksi, dilansir Marca.
“Sepak bola bukan perang. Tidak boleh ada Tindakan kekerasan. Tidak semua tim bisa menjadi juara dalam waktu yang bersamaan. Kita semua perlu memahami hal ini,” tambah Mehmet Buyukeksi.
Kecaman juga datang dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Dia mengutuk aksi itu dan berharap Halil Umut Meler segera pulih. “Saya mengutuk serangan terhadap wasit Halil Umut Meler setelah pertandingan Ankaragucu vs Caykur Rizespor, dan saya berharap dia cepat pulih," kata Erdogan, dilansir dari BBC.
“Olahraga adalah perdamaian dan persaudaraan. Olahraga tidak sejalan dengan kekerasan. Kami tidak akan pernah membiarkan kekerasan terjadi dalam olahraga Turki,” lanjut Presiden Erdogan.
Beberapa jam kemudian, Ankaragucu mengeluarkan permintaan maaf atas insiden memalukan itu. “Kami menyesal dengan insiden yang terjadi malam ini. Kami meminta maaf sepak bola Turki dan seluruh komunitas olahraga atas insiden menyedihkan yang terjadi,” bunyi pernyataan klub di situsnya.
Baca Juga
Akibat Protes Wasit Berlebihan, Manchester City Terancam Hukuman FA

