Kisah Pelatih Ekuador U-17 Diego Martinez Kaget Lihat Stadion Bagus di Tengah Sawah
JAKARTA, investortrust.id – Menjadi lawan Indonesia pada pertandingan perdana di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jumat (10/11/2023), Pelatih Ekuador U-17 Diego Martinez kagum dengan venue pertandingan yang unik karena berada di tengah sawah.
Ekuador tergabung bersama Indonesia, Panama, dan Ekuador di Grup A. Mereka akan menjalani pertandingan pertama melawan tuan rumah. Pertandingan itu berlangsung beberapa menit sebelum opening ceremony, yang diperkirakan meriah.
Seperti biasa, tim yang akan bertanding mendapatkan kesempatan mencoba stadion. Hal itu juga dimanfaatkan Diego Martinez untuk membawa para pemain remaja Ekuador menjajal Gelora Bung Tomo.
Baca Juga
Pelatih Brasil U-17 Phelipe Leal Puji Arena Pertandingan Piala Dunia U-17 2023
Awalnya, Diego Martinez mengaku sempat menganggap remeh Gelora Bung Tomo. Itu karena lokasinya yang berada di tengah sawah dan tambak. Apalagi, ini adalah pemandangan aneh yang tidak pernah dijumpai di Ekuador maupun negara-negara Amerika Selatan lainnya.
“Saya awalnya bingung melihat suasana stadion di sini. Beberapa area di sekitarnya tidak terlihat ada gedung-gedung untuk istirahat. Yang ada hanya area persawahan,” ujar Diego Martinez, di situs resmi PSSI.
Namun, setelah melakukan inspeksi ke venue, Diego Martinez terkejut. Dia tidak menyangka bagian dalam stadion kandang Persebaya Surabaya itu memiliki kualitas yang cukup baik dan megah.
“Awalnya saya mengira kalau fasilitas di dalam stadion buruk. Tapi, ternyata mereka punya stadion yang megah dan besar. Saya harus mengapresiasi mereka yang mempersiapkan stadion semegah ini di area persawahan,” ungkap Diego Martinez.
Beda dengan Stadion Mahanan yang berada di Tengah kota, lokasi Gelora Bung Tomo memang unik. Stadion ini berada di pinggiran kota yang terletak di tengah sawah dan tambah.
Baca Juga
Mantap! Kick-off Piala Dunia U-17 2023 di Depan Mata, Timnas U-17 Indonesia Lebih Enjoy

