Analisis Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Libya di Laga Uji coba
ANTALYA, investortrust.id – Kesalahan individual maupun tim masih mewarnai pertandingan Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong. Yang terbaru, pasukan Garuda dibantai Libya 0-4 pada pertandingan uji coba jelang Piala Asia 2023.
Skuad Merah-Putih harus mengakui keunggulan Libya pada pertandingan persahabatan di Mardan Sports Complex Antalya, Turki, Selasa (02/01/2024) malam WIB. Gol-gol Libya dihasilkan Ahmed Ekrawa pada menit ke-26, Omar Al Khouja (58), Elgelaib (90+1), dan Alaa Al Qajdar menit (90+2).
Melawan Libya, Shin Tae-yong benar-benar melakukan eksperimen. Dia mencoba nyaris semua pemain. Total, 22 pemain ditampilkan.
Pada babak pertama, Shin Tae-yong menurunkan Syahrul Trisna Fadillah, Wahyu Prasetyo, Rizky Ridho, Pratama Arhan, Yakob Sayuri. Kemudian, Ricky Kambuaya, Marc Klok, Saddil Ramdani, Dendy Sulistiawan. Selanjutnya, Dimas Drajad dan Rafael Struick. Hasilnya Libya unggul 1-0 di babak pertama.
Baca Juga
Bikin Blunder di Debut Timnas Indonesia, Justin Hubner Beri Penjelasan Logisnya
Memasuki babak kedua, semua pemain diganti, kecuali kiper. Justin Hubner Jordi Amat, Edo Febriansyah, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, Hokky Caraka, Adam Alis, dan Ramadhan Sananta dimainkan. Lalu, Arkhan Fikri juga masuk menggantikan Hokky Caraka yang cedera.
Perubahan itu membuat permainan lebih mengalir. Bahkan, peluang di babak kedua sudah tercipta melalui Adam Alis. Tapi, tendangan pemain Borneo FC itu masih membentur tiang gawang.
Meski sudah melakukan pergantian pemain yang bagus, penyakit lama Kembali kambuh. Para pemain belakang Indonesia banyak melakukan kesalahan. Koordinasi lemah dan komunikasi yang tidak berjalan lancar membuat Libya menjebol jala Syahrul Trisna Fadillah tiga kali.
Kesalahan-kesalahan seperti ini normal dilakukan Timnas Indonesia. Lihat saja pada dua pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak dan Filipina. Gol-gol yang bersarang berasal dari blunder para pemain sendiri.
Karena itu, untuk laga kedua Jumat (05/01/2024), Shin Tae-yong harus berbenah. Siapa pun yang masuk starting line-up dan formasi apa saja yang digunakan tidak masalah. Yang paling penting melancarkan komunikasi antarpemain.
Koordinasi juga harus ditingkatkan. Dan, yang paling penting adalah menghindari kesalahan sendiri, khususnya di sekitar area penalti.
Selain untuk meningkatkan kepercayaan diri jelang Piala Asia, kemenangan atas Libya di laga kedua juga bisa menambah poin Indonesia. Pasalnya, laga nanti akan didaftarkan sebagai FIFA Matchday Kategori 2 (Tier 2). Jika menang, Indonesia dapat 2,93 poin. Imbang tambah 0,43 poin dan kalah kehilangan 2,07 poin.
Baca Juga
Eksperimen Shin Tae-yong Tak Mulus, Timnas Indonesia Dibantai Libya 0-4

