Masihkah Bruno Fernandes Layak Jadi Kapten? Legenda Manchester United Bilang Begini
JAKARTA, investortrust.id – Pro dan kontra keberadaan Bruno Fernandes sebagai kapten Manchester United terus menjadi perdebatan di kalangan legenda Manchester United. Jika Roy Keane meminta Erik ten Hag mencopot pemain Portugal itu, Dimitar Berbatov punya pendapat berbeda.
Masalah ini pertama kali muncul dari Roy Kane. Dia menilai Erik ten Hag harus melakukannya seperti ketika mencopot ban kapten milik Harry Maguire. Alasannya, Bruno Fernandes terlalu banyak mengeluh.
Setelah Manchester City mengalahkan Manchester United, kepemimpinan Bruno Fernandes kembali dipertanyakan. Roy Keane meminta mantan pemain Sporting Lisbon itu diganti pemain lain. Dia menilai Bruno Fernandes tidak layak memimpin anak-anak Setan Merah bertempur.
Baca Juga
Manchester United Lawan Newcastle United di Carabao Cup, Erik ten Hag Sesumbar
Namun, pendapat Roy Keane mendapat tentangan Dimitar Berbatov. Mantan penyerang tidak setuju jika Manchester United melakukan pergantian kapten. Sebab, hal itu justru akan menghadirkan masalah baru. Dia sependapat dengan komentar Garry Neville yang meminta Bruno Fernandes tetap jadi kapten.
“Saya melihat komentar Gary Neville dan Roy Keane. Saya setuju dengan apa yang dikatakan Gary. Jika anda mengganti kapten sekarang, itu hanya akan menambah turbulensi tim. Perubahan mereka lakukan pada pramusim saat ban kapten diambil dari Harry (Maguire) dan diberikan kepada Bruno,” ujar Dimitar Berbatov, dilansir Betfair.
“Jika itu dilakukan sekarang, itu akan berdampak buruk bagi moralnya. Bruno akan menyadari kritik mengenai perilakunya, dan dia perlu memperbaikinya. Alasan perilaku Bruno saat ini adalah karena kinerja tim. Dia tidak senang dengan itu. Saya sendiri pernah ke sana dan saya tahu perasaannya. Itu tidak bagus,” ungkap legenda Bulgaria.
Terakhir, Dimitar Berbatov menyarankan Bruno Fernandes untuk lebih tegas dan bicara keras kepada rekan-rekannya. “Ketika anda menjadi kapten dan segalanya tidak berjalan baik, anda perlu berteriak dan marah kepada rekan satu tim anda,” pungkas Dimitar Berbatov.
Baca Juga
Dikalahkan Manchester City, Jonny Evans Protes Manchester United Dihukum Penalti

