Penonton Wajib Tahu, Yuk Kembalikan Wristband Konser Coldplay!
JAKARTA, investortrust.id - Band asal Inggris Coldplay, yang dikenal dengan konser-konser spektakuler mereka, malam ini akan menghentak panggung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 15 November 2023. Tak hanya membawa energi musik yang luar biasa, namun mereka juga menjanjikan pengalaman unik bagi penonton dengan gelang canggih yang ramah lingkungan, Xylobands.
Gelang Xylobands telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseruan konser Coldplay sejak debutnya di konser UNSTAGED di Madrid pada 2011. Desain yang unik dan teknologi yang digunakan dalam gelang ini telah memikat hati banyak penonton sejak konser Xylo Myloto pada 2012. Jason Regler, sang desainer, mengungkapkan bahwa inspirasinya datang dari lirik ikonis lagu Coldplay, "Fix You."
Baca Juga
Namun, ada catatan penting: gelang Xylobands ini dipinjamkan untuk digunakan selama pertunjukan dan wajib dikembalikan setelah Chris Martin dan kawan-kawannya selesai membawakan musik mereka.
Langkah ini sejalan dengan misi Coldplay dalam mengurangi dampak lingkungan mereka. Coldplay telah menyatakan komitmennya untuk mengurangi emisi karbon sebanyak mungkin selama tur konser mereka, mencakup penggunaan energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, hingga pengurangan limbah plastik.
Mengutip dari coldplay.com, Music Of The Spheres World Tour, yang digaungkan sebagai upaya konkrit mereka untuk mengurangi dampak lingkungan, telah menghasilkan hasil positif dalam penurunan emisi. Data ini dilihat dari pengumpulan emisi dari 12 bulan pertama tur, dinilai dan divalidasi secara independen oleh Prof. John E. Fernandez dari MIT.
Dari data yang dihimpun, tur ini telah berhasil mengurangi emisi CO2e sebanyak 47% dibandingkan dengan tur stadion sebelumnya pada 2016-2017.
Baca Juga
Kisah Sukses Coldplay, Band yang Bakal Konser 15 November di Jakarta
"Kami telah memasuki tahun kedua tur, dan saat ini kami menjalankan seluruh aspek pertunjukan dari sistem baterai listrik. Hal ini memungkinkan kami untuk menggunakan 100% energi terbarukan dengan efisiensi tinggi. Kami berupaya menggunakan kendaraan listrik dan bahan bakar alternatif sebanyak mungkin, dan kami berkomitmen mengurangi limbah plastik dan sampah sekecil mungkin," demikian tertulis di web resminya.
Selain itu, mereka juga aktif membagikan informasi tentang persentase pengembalian gelang dari berbagai kota, mencatat tingkat pengembalian yang cukup tinggi di beberapa tempat seperti Copenhagen (96%), Buenos Aires (94%), dan Tokyo (97%). Dari daftar itu, rata-rata mendapat peringkat 90 dan banyak yang mengembalikan. Peringkat ini pun terpasang di pinggir panggung.
Baca Juga
Melalui akun Twitter @IDWantsColdplay, kota-kota dengan pengembalian gelang tertinggi menjadi sorotan, memberikan pandangan bahwa Indonesia mungkin membutuhkan dorongan lebih untuk mencapai tingkat pengembalian yang serupa. Yuk, jangan lupa kembalikan Xylobands-mu ya!

