Mauricio Pochettino Curhat Kesulitannya Menjadi Pelatih Chelsea
LONDON, investortrust.id – Pelatih Chelsea Mauricio Pochettino curhat. Nakhoda asal Argentina mengaku menjadi pelatih Chelsea adalah pekerjaan paling sulit di dunia. Sebab, dia tidak pernah bisa berada di situasi aman lantaran gosip pemecatan selalu menghantui.
Mauricio Pochettino kembali ke Inggris pada musim 2023/2024 untuk menukangi Chelsea. Dia dipercaya memimpin proyek tim untuk membawa The Blues kembali ke persaingan papan atas kompetisi.
Target itu seharusnya tidak cukup sulit untuk skuad Chelsea yang sekarang. The Blues belanja besar-besaran di bursa transfer sekitar satu tahun terakhir. Pemilik baru, Todd Boehly dan kolega menggelontorkan lebih dari 1 miliar Poundsterling untuk memperkuat skuad London Barat.
Sayang, hasilnya kurang memuaskan. Mereka menunjukkan level permainan tim medioker. Bahkan, akhir pekan lalu dikalahkan Wolverhampton Wanderers 2-4 di Stamford Bridge.
Baca Juga
Menurut Mauricio Pochettino, ada banyak alasan penyebab Chelsea belum tampil di level terbaik. “Saya adalah pelatih kepala. Terkadang kami bisa membuat kesalahan. Begitulah sepak bola. Hal semacam itu bisa terjadi, kami harus terus melaju dan harus tetap kuat,” ujar Mauricio Pochettino, dilansir BBC Sport.
Mauricio Pochettino memastikan dirinya harus bekerja lebih keras untuk membuat Chelsea kompetitif di kompetisi musim ini. Sebab, ada beban berat yang dipikul dirinya karena fans selalu ingin menang.
"Kami punya pemain-pemain bagus. Tapi, karena banyak alasan berbeda. Seperti yang kami jelaskan sejak awal musim, kami tidak bisa memberikan performa sesuai ekspektasi,” pungkas Mauricio Pochettino.
Baca Juga
Kalahkan Korea Selatan di Semifinal Piala Asia, Timnas Yordania Ungkap Rahasianya
