Gara-gara Timnas Indonesia, Harga Pasar Shayne Pattynama Naik 10 Kali Lipat
JAKARTA, investortrust.id - Keputusan Shayne Pattyanama membela timnas Indonesia ternyata tepat. Bukan hanya merumput di FIFA Matchday, harga pasar pemuda keturunan Maluku itu meroket.
Lahir di Lelystad, 11 Agustus 2023, Shayne Pattyanama mendapatkan paspor Garuda pada 24 Januari 2023. Saat itu proses naturalisasi yang diajukan pemain belakang Viking FK disetujui pemerintah Indonesia dan DPR RI.
Kemudian, Shayne Pattynama dipanggil Shin Tae-yong untuk dua pertandingan persahabatan melawan Burundi pada Maret 2023. Tapi, pemain yang memiliki ayah orang Ambon kelahiran Semarang itu gagal debut karena persoalan administrasi kepindahan asosiasi yang belum beres.
Setelah menanti sedikit lama, Shayne Pattynama akhirnya mendapatkan panggilan membela tim Garuda lagi. Pada 27 Mei 2023, dia dipanggil ke timnas Indonesia untuk pertandingan persahabatan melawan Palestina dan Argentina.
Beberapa minggu berselang, tepatnya pada 19 Juni 2023, mimpi Shayne Pattynama mengenakan seragam Merah-Putih dan menyanyikan Indonesia Raya di lapangan terwujud. Dia melakukan debut bersejarah saat timnas Indonesia menjalani FIFA Matchday melawan Argentina.
"Mimpi menjadi nyata setelah menjalani debut dengan tim nasional di pertandingan yang luar biasa. Terima kasih untuk semua pendukung Indonesia," kata Shayne Pattynama seusai menjalani debut dengan skuad Garuda.
Baca Juga
Evolusi Harga Pasar Marselino Ferdinan, Dari Rp 0 ke Rp 4,9 Miliar
Sejak debut bersejarah itu, Shayne Pattynama mengalami kemajuan karier yang luar biasa. Pertama, Viking FK bersaing ketat untuk menjuarai Liga Norwegia musim ini. Hingga pekan ke-21, mereka berada di puncak klasemen dengan 48 poin. Viking FK unggul 2 poin dari runner-up Bodo/Glimt.
Namun, yang lebih membanggakan adalah harga pasar Shayne Pattynama melonjak drastis. Menurut situs jual-beli pemain Transfermarkt, Shayne Pattynama termasuk pemain termahal di timnas Indonesia.
Sebelum debut dengan timnas Indonesia di laga melawan La Albiceleste, harga pasar Shayne Pattynama adalah 400 ribu euro (Rp 6,5 miliar). Tiga bulan kemudian, ketika jendela transfer musim panas ditutup, harga Shayne Pattynama mencapai 600 ribu euro (Rp 9,8 miliar).
Jika dibandingkan dengan harga awal Shayne Pattynama, angkanya akan semakin melonjak. Fakta menunjukkan, ketika memulai karier profesional pada 2017, Shayne Pattynama hanya diharga 25 ribu euro (Rp409 juta). Angka itu dicatat Transfermarkt pada 1 Juli 2017 saat berusia 18 tahun dan membela Jong Utrecht.
Ketika Shayne Pattynama pindah dari FC Utrecht ke SC Telstar pada 3 Juli 2019, harganya mencapai 150 ribu euro (Rp 2,4 miliar). Saat itu, dia baru berusia 18 tahun. Dua tahun di SC Telstar, harga pasar Shayne Pattynama sanggup menyentuh 325 ribu euro (Rp 5,3 miliar).
Bosan berkarier di Belanda, Shayne Pattynama menandatangani kontrak dengan Viking FK pada 16 Maret 2021. Dia mencetak gol pertamanya untuk klub pada 13 Juni 2021 melawan Valerenga dalam kemenangan 4-1. Lalu, gol kedua datang pada 26 September 2021 saat imbang 2-2 melawan Molde.
Bersama Viking FK, harga pasar Shayne Pattynama sempat turun menjadi 300 ribu euro (Rp 4,9 miliar). Tapi, seiring perjalanan waktu dan karier yang terus moncer, harga pasar full back kiri itu menyentuh 600 ribu euro (Rp 9,8 miliar) pada 7 September 2023.
Baca Juga
Jadi Wakil Indonesia di Piala AFC, Total Harga Pemain Bali United Rp 80,6 Miliar

