Pelatih Tottenham Hotspur Bela Son Heung-min Terkait Insiden di Timnas Korea Selatan
LONDON, investortrust.id – Pelatih Tottenham Hotspur Ange Postecoglou membela sikap Son Heung-min terkait insiden di markas Timnas Korea Selatan selama Piala Asia 2023.
Sonny mengalami kejadian kurang mengenakkan selama Piala Asia di Qatar. Malam sebelum kekalahan 0-2 dari Yordania pada semifinal, markas The Taegeuk Warriors di Doha diguncang keributan. Son Heung-min selaku kapten menegur pemain-pemain muda yang keluar dari acara tim.
Teguran Son Heung-min tidak diterima juniornya, yang dikemudian hari diketahui sebagai Lee Kang-in. Keributan terjadi. Bahkan, mengarah ke perkelahian. Akibatnya, dua jari di tangan kanan Song Heung-min patah.
Insiden memalukan itu telah dikonfirmasi Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA). Begitu pula Lee Kang-in yang sudah menyampaikan permintaan maaf kepada Son Heung-min, KFA, dan pendukung Korea Selatan.
Baca Juga
Manchester City Menyesal Lepas Cole Palmer ke Chelsea? Pep Guardiola Beri Jawaban
Sebagai pelatih di klub, Ange Postecoglou bisa memahami apa yang dilakukan Son Heung-min. “Sonny yang menjadi Sonny. Ketika anda seorang pemimpin, terkadang anda berada di jalur yang tepat. Itulah arti kepemimpinan,” ujar Ange Postecoglou, dilansir BBC Sport.
“Kepemimpinan bukan tentang menjadi populer dan mencoba membuat semua orang bahagia. Ini tentang ketika anda melihat sesuatu yang anda rasa tidak benar, lalu anda membelanya karena itu adalah hal terbaik untuk tim. Saya melihatnya dalam diri Sonny,” ungkap Ange Postecoglou.
Tak lupa, Ange Postecoglou memuji pribadi Son Heung-min. “Kadang orang salah mengira tentang Sonny karena dia adalah orang yang positif, yang kapan pun anda melihatnya selalu tersenyum dan semua orang menaruh kasih sayang padanya. Tapi, dia ingin menang,” kata Ange Postecoglou.
“Jika ada yang tidak beres, dia akan mengatakannya. Ini bukan hal populer. Kadang menempatkan anda dalam posisi sulit. Tapi, sebagai pemimpin, jika anda berpikir ini adalah hal yang benar, anda harus mengambil tindakan yang tegas,” tambah Ange Postecoglou.
“Sonny pada dasarnya adalah pria yang baik. Dia sangat sopan dan penuh hormat. Tapi, bukan berarti dia tidak bisa menjadi pemenang sejati dan pria yang memiliki standar tinggi,” pungkas pelatih asal Australia itu.
Baca Juga
Ada Apa? Mantan Pemain Liverpool ini Justru Ramalkan Mohamed Salah Pergi

