Mauricio Pochettino dan Pep Guardiola Tidak Jabat Tangan? Begini Penjelasannya
JAKARTA, investortrust.id – Mauricio Pochettino memberi klarifikasi terkait insiden tidak berjabat tangan dengan Pep Guardiola seusai pertandingan Chelsea melawan Manchester City di Stamford Bridge, Senin (13/11/2023) dini hari WIB.
Drama delapan gol terjadi saat Chelsea kedatangan Manchester City. Kedua tim bermain imbang 2-2 pada babak pertama. Di babak kedua,The Citizens sempat unggul 3-2. Kemudian, The Blues menyamakan skor 3-3 sebelum Manchester City Kembali unggul 4-3. Tapi, penalti Cole Palmer di injury time memastikan laga berakhir imbang 4-4.
Drama yang terjadi sempat membuat Mauricio Pochettino panas. Setelah pertandingan, dia terlihat menghampiri wasit Anthony Taylor dan hakim garisnya untuk melancarkan sejumlah protes. Dia marah karena peluit panjang terjadi saat Chelsea sedang membangun serangan balik.
Baca Juga
Drama 8 Gol di Stamford Bridge! Chelsea vs Manchester City Berakhir Imbang
“Saya perlu meminta maaf kepada Anthony (Taylor), asisten wasit, serta ofisial keempat. Saat itu saya merasa Raheem (Sterling) bisa lolos dan mencetak gol kelima. Itulah momen saya emosi kepada Anthony seusai laga,” ujar Maurio Pochettino, dilansir BBC Sport.
Insiden itu membuat Mauricio Pochettino melewatkan kesempatan berjabat tangan dengan Pep Guardiola seusai pertandingan. Momen jabat tangan dianggap penting karena menunjukkan sportivitas pertandingan sepak bola. Akibatnya, banyak yang mengecam pelatih asal Argentina itu.
“Saya juga ingin meminta maaf kepadanya (Pep Guardiola), karena saat itu saya tidak menyalaminya. Saya fokus pada aksi saya. Jadi saya mau minta maaf kepada Pep,” ucap Mauricio Pochettino.
Baca Juga
Mohamed Salah Cetak 2 Gol, Liverpool Bungkam Brentford di Anfield
