AC Milan Dipermalukan Juventus, Stefano Pioli Salahkan Kartu Merah Malick Thiaw
JAKARTA, investortrust.id – Stefano Pioli mengaku kecewa berat dengan kartu merah Malick Thiaw. Berkat insiden itu, I Rossoneri harus menelan pil pahit kekalahan 0-1 dari La Vecchia Signora pada laga lanjutan Serie A Italia di San Siro, Senin (23/10/2023) dini hari WIB.
AC Milan menjamu Juventus pada pertandingan bergengsi di sepak bola Italia. Kedua tim bermain imbang 0-0 di babak pertama. Kemudian, di babak kedua, Manuel Locatelli melepaskan tembakan jarak jauh yang tak bisa dibendung Antonio Mirante. Skor akhir 1-0 untuk kemenangan Juventus.
Menurut Stefano Pioli, salah satu faktor kekalahan AC Milan adalah pengusiran Malick Thiaw karena menjatuhkan Moise Kean. Sebab, dengan bermain 10 pemain sepanjang babak kedua, I Rossoneri kesulitan membendung La Vecchia Signora.
Baca Juga
Inilah Alasan Manuel Locatelli Menangis Setelah Bawa Juventus Kalahkan AC Milan
“Saya biasanya tidak berbicara dengan tim setelah pertandingan, karena ada banyak ketegangan dan hari ini juga kekecewaan. Itu bukanlah hasil yang kami inginkan. Tapi, kami bermain bagus dengan 11 orang. Kami bermain bagus dengan 10 orang dan tidak kalah dengan Juventus. Jadi, saya rasa kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik,” kaya Stefano Pioli kepada DAZN.
Malick Thiaw tampak terisolasi saat menghadapi Moise Kean dalam insiden kartu merah. Lalu, apa yang dikatakan Stefano Pioli?
“Pada kartu merah itu adalah kesalahan yang naif, baik secara individu maupun tim. Malick Thiaw seharusnya berhenti daripada mengejarnya. Bek sayap itu juga berada di posisi yang salah. Pada saat yang sama, dia tidak beruntung ketika dia terpeleset. Tapi, dia seharusnya bisa melakukannya dengan lebih baik,” ungkap Stefano Pioli.
Ketika Malick Thiaw dikeluarkan dari lapangan, Stefano Pioli mengganti Christian Pulisic dengan Pierre Kalulu. “Saya memutuskan untuk membuat Rafael Leao dan Olivier Giroud berlatih melawan tiga bek Juventus dan mempertahankan susunan pertahanan yang kami miliki, karena ada beberapa titik referensi bagus melawan mereka,” beber Stefano Pioli.
“Kami percaya bahwa kontribusi para gelandang seperti Musah dan Reijnders, atau Giroud yang menahan bola untuk Leao, dapat membuat kami terus berbahaya dalam menyerang. Kami seharusnya bisa lebih mengisi kotak penalti dengan Reijnders dan Musah yang mendorong. Saya rasa hasil imbang akan terasa adil mengingat cara kami bermain sepanjang pertandingan, bahkan dengan bermain dengan 10 orang,” pungkas Stefano Pioli.
Baca Juga
Dipercaya Stefano Pioli di Starting Line-up AC Milan, Yacine Adli Ucapkan Terima Kasih

